Wall Street Melemah Dipicu Ketegangan AS-Tiongkok

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Jumat (29/11/2019) dipicu menegangnya hubungan antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, melemah 112,31 poin, atau sekitar 0,4 persen, menjadi 28.051,69. Indeks S&P 500 turun 12,62 poin, atau sekitar 0,4 persen, menjadi 3.141,01. Indeks komposit Nasdaq merosot 39,70 poin, atau sekitar 0,46 persen, menjadi 8.665,47.

Pemerintah Tiongkok menyatakan akan melakukan tindak balasan yang tegas terhadap penandatanganan undang-undang hak asasi manusia dan demokrasi yang mendukung para pengunjuk rasa di Hong Kong oleh Presiden AS Donald Trump.

Menegangnya hubungan kedua negara memunculkan kekhawatiran terganggunya finalisasi kesepakatan dagang fase pertama AS-Tiongkok.

Saham sektor ritel merosot setelah penjualan Black Friday tidak sesuai dengan harapan. Volume perdagangan tipis dengan Bursa New York tutup lebih cepat dari biasanya pada Jumat sehubungan masih berlangsungnya perayaan Thanksgiving.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Februari 2020 naik US$11,90, atau sekitar 0,81 persen, menjadi US$1.472,70 per ons. Indeks dolar AS turun ke bawah level 98,30.

Bursa saham Eropa melemah pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,4 persen, dipicu menegangnya hubungan AS-Tiongkok.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, merosot 69,90 poin, atau sekitar 0,94 persen, menjadi 7.346,53. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 9,20 poin, atau sekitar 0,07 persen, menjadi 13.236,38.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 7 poin, atau sekitar 0,08 persen, menjadi 9.352. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis melorot 7,54 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 5.905,17.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,1 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2900 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1725 euro per pound.