Bursa Asia Menguat Mengawali Pekan
Pasardana.id - Bursa saham Asia menguat mengawali pekan pada Senin (22/1/2018). Seperti dilansir Reuters, indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,1 persen hari ini.
Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, bergerak naik 8,27 poin menjadi 23.816,33. Sektor finansial menguat dengan saham Nomura Holdings meningkat 0,7 persen, saham Daiwa Securities Group melonjak 1,1 persen, dan saham T&D Holdings melambung 1,6 persen.
Sedangkan sektor pengapalan menjadi sektor dengan performa terburuk hari ini dengan penurunan 1,6 persen. Sektor lainnya yang juga mengalami penurunan signifikan adalah sektor logam non-besi dan baja yang melorot 0,8 persen.
Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 18,15 poin, atau sekitar 0,72 persen, menjadi 2.502,11 setelah investor asing dan institusional melakukan aksi jual dipicu terjadinya penutupan pemerintahan (government shutdown) di Amerika Serikat sejak akhir pekan lalu.
Pemerintahan Presiden AS Donald Trump dan Senator asal Demokrat gagal mencapai kesepakatan soal dana operasional pemerintah.
Saham Samsung Electronics Co anjlok 2,19 persen dan saham SK Hynix tergelincir 3 persen. Sedangkan saham Naver melonjak 1,36 persen dan saham Hyundai Motor Co naik 0,31 persen.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, meningkat 13,50 poin, atau sekitar 0,39 persen, menjadi 3.501,36. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong menanjak 138,52 poin, atau sekitar 0,43 persen, menjadi 32.393,41.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 13,90 poin, atau sekitar 0,23 persen, menjadi 5.991,90. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Filipina, Indonesia, dan Vietnam menguat, sedangkan di Malaysia mengalami pelemahan.
Dalam pasar mata uang, nilai tukar dolar AS melemah 0,1 persen terhadap yen Jepang menjadi 110,72 yen per dolar AS. Sedangkan terhadap won Korsel menguat 0,39 persen menjadi 1.070,1 won per dolar AS.

