Indeks Nikkei Berakhir Datar

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, berakhir datar pada Selasa (26/6/2018). Angka indeks berakhir dengan pergerakan naik hanya 3,85 poin menjadi 22.342. Indeks Topix meningkat 0,2 persen mencapai 1.731,07.

Setelah pasar saham AS melemah pada Senin (25/6/2018), para investor memiliki ekspektasi akan berlangsungnya rebound. Ekspektasi tersebut membuat indeks Nikkei yang sebelumnya sempat anjlok 1 persen di awal perdagangan hari ini mencapai 22.104,12, yang merupakan angka terendah sejak 1 Juni lalu, menjadi bergerak naik hingga berakhir di angka penutupan.

Saham sektor perbankan dan pengapalan menguat, dengan saham Mitsubishi UFJ Financial Group dan Sumitomo Mitsui Financial Group masing-masing naik 1 persen dan 0,9 persen, saham Mitsui OSK Lines dan Kawasaki Kisen masing-masing melonjak 2,4 persen dan 1 persen.  

Para analis menyatakan bahwa para investor tetap memiliki kekhawatiran akan berlangsungnya perang dagang global dan akan lebih berfokus terhadap saham siklikal seperti saham sektor semikonduktor.

Para investor juga akan memperhatikan dengan seksama sektor teknologi setelah Menteri Keuangan Amerika Serikat Steven Mnuchin pembatasan investasi akan diberlakukan terhadap seluruh negara yang berupaya melakukan pencurian teknologi AS, tak hanya kepada Tiongkok.

“Para investor menantikan terhentinya aksi jual saham teknologi di AS karena sektor tersebut merupakan indikator utama tingkat kepercayaan ekonomi,” kata Nobuhiko Kuramochi, analis Mizuho Securities, seperti dikutip Reuters.

Menurut Kuramochi, pergerakan saham teknologi AS akan sangat berpengaruh terhadap saham teknologi Jepang.

Di sektor ritel, saham jaringan toko pakaian diskon Shimamura Company anjlok 16 persen akibat mencatatkan penurunan laba operasional sebesar 32 persen pada kuartal I 2018. Saham department store Takashimaya Company meningkat 1,8 persen setelah mencatatkan peningkatan laba operasional sebesar 5,7 persen pada kuartal yang berakhir Mei lalu.

Nilai tukar dolar AS melemah 0,2 persen terhadap yen menjadi 109,57 yen per dolar AS.