Indeks Nikkei Naik 0,15 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, naik 34,12 poin, atau sekitar 0,15 persen, pada Jumat (29/6/2018), menjadi 22.304,51. Dalam sepekan, indeks Nikkei merosot 0,95 persen. Sedangkan indeks Topix meningkat 0,23 persen hari ini, menjadi 1.730,89.

Indeks Nikkei sempat melemah di awal perdagangan, mencapai 22.145,48, akibat terus berlarutnya kekhawatiran para investor terhadap kondisi perdagangan global. Namun kemudian mengalami rebound sehingga berakhir di angka penutupan.

Sebanyak 22 dari 33 sub-indeks Nikkei menguat, dipimpin peningkatan saham defensif. Sedangkan saham sektor perminyakan dan batubara mengalami pelemahan.

Saham perusahaan produsen penyejuk ruangan Fujitsu General melambung 3,7 persen setelah Lembaga Meteorologi Jepang menyatakan berakhirnya musim hujan di Tokyo dan kawasan sekitarnya seiring mulai berlangsungnya musim panas.

Saham perusahaan produsen minuman Asahi Group Holdings dan Kirin Holdings masing-masing naik 0,44 persen dan 0,47 persen seiring antisipasi terhadap peningkatan penjualan bir dan minuman lainnya di Jepang pada musim panas.

Saham Sharp Corporation meroket 15,19 persen dan menjadi saham dengan peningkatan tertinggi di Bursa Tokyo hari ini. Para investor menyambut baik dibatalkannya rencana penerbitan saham baru senilai US$2 miliar oleh Sharp.

Sharp pertama kali mengumumkan rencana penerbitan saham baru pada 5 Juni lalu. Dana dari penerbitan saham baru disebutkan akan digunakan untuk melakukan buyback terhadap saham preferen yang diterbitkan kepada pihak perbankan sebagai ganti dilakukannya bailout pada 2015 lalu. Saham Sharp telah anjlok 21 persen setelah pengumuman tersebut.

“Pasar kurang senang dengan rencana penerbitan saham baru yang dananya digunakan untuk membeli saham preferen, sehingga kabar pembatalan mendapat sambutan baik,” kata Yoshihiro Okumura, GM Chibagin Asset Management, seperti dikutip Reuters.

Nilai tukar dolar Amerika Serikat menguat 0,2 persen terhadap yen menjadi 110,73 yen per dolar AS.