Lebih Dari Lima Emiten Minta Ganti Kode Saham, BEI Tunggu Persetujuan OJK

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menerima permintaan lebih dari lima emiten untuk merubah kode saham. Tapi sayangnya, permintaan tersebut belum dapat dilayani karena operator bursa tersebut belum memiliki payung hukum untuk melakukannya.

Hal itu disampaikan Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna Setia di Jakarta, Rabu (26/12/2018).

“Dalam peraturan pencatatan, BEI belum memiliki kewenangan berubahnya sehingga kami akan membuat aturan dalam peraturan I-A dan akan dijalankan berdasarkan Surat Keputusan Direksi BEI,” kata dia.

Namun rancangan peraturan tersebut, lanjut dia, terlebih dahulu harus mendapat persetujuaan OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Pasalnya, perubahan kode saham akan terkait dengan data emiten di KSEI, KPEI, anggota bursa (AB) dan penyedia data pasar modal lainnya.

“Tadinya di catatkan atas nama XTYU tapi diganti menjadi UTYE, harus dipastikan datanya tersedia dan kami harapkan dapat disetujui OJK pada awal tahun 2019,” jelas dia.

Ditambahkan, dalam rancangan peraturan pencatatan I-A tersebut, emiten dapat mengajukan perubahan kode saham karena beberapa alasan, seperti; perubahan bidang usaha dan perubahan pemegang saham pengendali.

“Jadi, memang ada kebutuhan dari emiten, sehingga investor dapat gambaran emiten dari kode saham. Misalnya ENRG, perusahaan yang bergerak di bidang energi,” kata dia.