Merosotnya Harga Minyak Dunia Picu Pelemahan Bursa Global

foto: istimewa

Pasardana.id - Harga minyak dunia terus merosot, pada Selasa (20/6/2017) harga minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli 2017 turun 97 sen menjadi US$43,23 per barel di New York Mercantile Exchange. Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus 2017 turun 89 sen menjadi US$46,02 per barel di London ICE Futures Exchange.

Seperti dilansir Xinhua, harga terus turun akibat meningkatnya kekhawatiran oversupply. Kabar terbaru menyebutkan produksi minyak mentah Nigeria dan Libya menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Dampaknya bursa saham global mengalami pelemahan akibat turunnya saham perusahaan minyak. Indeks sektor energi di Wall Street anjlok 1,3 persen. Indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 61,85 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 21.467,14. Indeks S&P 500 melemah 16,43 poin, atau sekitar 0,67 persen, menjadi 2.437,03. Indeks komposit Nasdaq melorot 50,98 poin, atau sekitar 0,82 persen, menjadi 6.188,03.

Di Eropa, indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 51,10 poin, atau sekitar 0,68 persen, menjadi 7.472,71. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 74,16 poin, atau sekitar 0,58 persen, menjadi 12.814,79. Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, anjlok 102,80 poin, atau sekitar 0,95 persen, menjadi 10.746,10. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, melorot 17,07 poin, atau sekitar 0,32 persen, menjadi 5.293,65.