London FTSE Capai Angka Penutupan Tertinggi di 2016

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, menguat 53,31 poin, atau sekitar 0,79 persen, dari sesi sebelumnya pada Jumat (5/8/2016), sehingga berakhir 6.793,47. Angka penutupan merupakan yang tertinggi tercapai di tahun 2016 ini.

Indeks FTSE 100, seperti dilansir BBC News, terutama terdongkrak data ekonomi Amerika Serikat yang dirilis Departemen Tenaga Kerja Negeri Paman Sam. Sebanyak 255.000 lapangan kerja baru tercipta di AS bulan lalu, jauh lebih banyak dari perkiraan sebelumnya. Data tersebut disikapi para investor sebagai pertanda bahwa perekonomian AS masih bergairah meski secara global, kondisinya cenderung melemah.

Data yang positif mendukung sentimen pasar, yang pada sesi sebelumnya telah terpengaruh paket stimulus yang diluncurkan Bank of England. Indeks FTSE 100 bahkan sempat mencapai angka di atas 6.800, sebelum turun akibat para investor melepas saham Royal Bank of Scotland. RBS mencatatkan kerugian US$2,7 miliar pada semester pertama 2016. Nilai sahamnya turun 5,84 persen.

Dalam pasar mata uang, nilai tukar pound sterling melemah terhadap dolar AS dan euro. Pound dipertukarkan US$1,31 per pound, sedangkan pound 1,17 euro per pound.

Sementara itu di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, indeks Dax 30 menguat 139,35 poin, atau sekitar 1,36 persen, menjadi 10.367,21. Angka indeks juga terdongkrak data ekonomi AS. Kondisi serupa juga terjadi di Bolsa de Madrid, Spanyol. Indeks Ibex 35 meningkat 153,90 poin, atau sekitar 1,84 persen, menjadi 8.539,40. Indeks Cac 40 meningkat 64,92 poin, atau sekitar 1,49 persen, menjadi 4.410,55.