London FTSE Menguat Empat Hari Beruntun

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, telah menguat empat hari beruntun. Pada akhir perdagangan Rabu (8/6/2016), angka indeks menetap di level 6.301,52, naik 16,99 poin, atau 0,27 persen. Kenaikan yang terjadi, menurut BBC News, dipicu naiknya harga saham-saham di sektor energi dan pertambangan.

Saham Glencore naik 4,07 persen, seiring naiknya harga tembaga. Saham Royal Dutch Shell naik 2,6 persen setelah harga minyak dunia melejit ke harga tertinggi dalam delapan bulan terakhir. Harga minyak Brent North Sea mencapai US$52,20 per barel.

Dari sektor lain, saham Sainsbury naik 1,58 persen setelah grup ritel supermarket terbesar kedua di Inggris mengumumkan peningkatan pendapatan di kuartal pertama 2016. Sedangkan saham Tesco, yang merupakan grup ritel supermarket terbesar di Inggris, naik 2,39 persen. Tesco akan menjual dua anak perusahaannya, Kipa di Turki dan jaringan restoran Giraffe di Inggris pekan ini.

Saham AO World, perusahaan ritel online yang mengkhususkan penjualan perlengkapan rumah tangga turun 5,27 persen setelah melaporkan kerugian. Kerugian mencapai 6,7 juta pound sterling dalam setahun terakhir, menyusul kerugian 2,9 juta pound tahun lalu.

Dari pasar mata uang, nilai tukar pound terhadap dolar AS naik 0,06 persen menjadi 1,4554 per pound. Namun terhadap euro, nilai tukar pound turun 0,28 persen menjadi 1,2766 per pound.

Sementara itu, indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, berakhir dengan penurunan 70,65 poin, atau sekitar 0,69 persen, dari sesi sebelumnya, menjadi 10.217,03. Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 63,10 poin atau sekitar 0,71 persen menjadi 8.831,40. Indeks Cac 40 di Euronext Paris turun 27,13 poin atau 0,61 persen menjadi 4.448,73.