Harga Emas Berjangka Merosot Delapan Hari Beruntun

foto: istimewa

Pasardana.id - Harga emas berjangka kembali mengalami penurunan, telah delapan hari beruntun. Harga emas berjangka dalam sepekan turun 3,1 persen, mencapai level terendah dalam tiga bulan terakhir. Sedangkan dalam delapan hari, total penurunan mencapai 6 persen.

Pada akhir perdagangan Jumat (27/5/2016) di Comex New York Mercantile Exchange, MarketWatch mencatat penurunan harga emas berjangka untuk pengiriman Juni turun US$6,60, atau sekitar 0,5 persen, menjadi US$1.213,80 per ons. Harga tersebut adalah harga terendah sejak 22 Februari lalu.

Harga logam mulia lainnya juga berakhir turun. Platinum untuk pengiriman Juli turun US$13,60, atau sekitar 1,4 persen, menjadi US$982,20 per ons, dalam sepekan turun 4 persen. Sedangkan harga perak turun 7,4 sen, atau sekitar 0,5 persen, menjadi US$16,269 per ons, dalam sepekan turun 4 persen.

Turunnya harga emas berjangka jelang libur Memorial Day pada Senin (30/5/2016) juga disebabkan pidato pimpinan Federal Reserve Amerika Serikat, Janet Yellen, yang menyebut kenaikan suku bunga dapat terjadi dalam bulan-bulan mendatang.

ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Penguatan dolar AS setelah semakin tingginya ekspektasi terjadinya kenaikan suku bunga The Fed berdasar pidato Yellen membuat harga emas semakin tertekan,ââÅ¡¬ kata Michael Armbuster, co-founder Altavest.

Penguatan dolar AS ditandai kenaikan indeks dolar AS sampai 0,6 persen pada Jumat. Secara umum, kenaikan dolar AS menyebabkan harga emas berjangka tertekan.