Aksi Beli Buat Kospi Berakhir di Angka Hijau

foto: istimewa

Pasardana.id - Saham-saham yang diperdagangkan di Korea Selatan secara umum berakhir di angka hijau pada perdagangan Senin (23/5/2016), setelah perusahaan-perusahaan keuangan lokal 'berburu' saham murah di tengah kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat pada Juni. 

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Korea Composite Price Index (Kospi) di Bursa Efek Korea naik 7,58 poin, atau sekitar 0,39 persen, mencapai 1.955,25. Volume perdagangan sebesar 393,84 juta saham dengan nilai 4,01 triliun won, atau sekitar US$3,39 miliar.

Pekan lalu Kospi jatuh sampai di bawah level 1.950-an, kondisi ini dimanfaatkan para investor untuk membeli saham dengan harga murah. Namun pembelian saham tetap terbatas karena para investor diliputi kekhawatiran akan kenaikan suku bunga The Fed, selain juga kemungkinan terjadinya 'Brexit' , Inggris keluar dari Uni Eropa.

Investor institusi membeli saham lokal mencapai 38 miliar won. Asing, yang menjual saham lokal di awal perdagangan, beralih menjadi net buyers dengan membeli saham seharga 5 miliar won. Dalam waktu bersamaan, investor ritel menjual saham senilai 68 miliar won.

Pengamat menyebutkan pembelian oleh asing dan investor institusi turut berkontribusi terhadap ditutupnya Kospi pada level yang lebih tinggi.

Beberapa saham unggulan alias blue chips berakhir dengan kenaikan, saham Samsung Electronics naik 1,3 persen, Hyundai Motor naik 0,8 persen, Hyundai Mobis naik 0,6 persen, dan SK Hynix naik 3,4 persen.

Sementara itu beberapa saham lainnya mengalami penurunan, nilai saham Korea Electric Power Corp turun 0,3 persen, Samsung Life Insurance berkurang 2,4 persen, Amore Pacific turun 0,1 persen, dan Kia Motors berkurang 0,8 persen.