Anak Usaha Tower Bersama Infrastructure Terbitkan Surat Utang US$500 Juta
Pasardana.id - TBG Global Pte Ltd, anak usaha PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) akan menerbitkan surat utang (notes) senilai US$500 juta. Angka ini setara Rp6,62 triliun dengan kurs tengah Bank Indonesia pada 24 Maret 2016 sebesar Rp13.250 per dolar AS.
Dalam laporan keterbukaan informasi kepada pemegang saham di Jakarta, Senin (4/4) manajemen TBIG mengemukakan, TBG Global Pte Ltd adalah perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum negara Singapura.
Menurut manajemen TBIG, dana hasil penerbitakan surat utang tersebut akan digunakan perseroan untuk investasi dalam bentuk pemberian pinjaman dan penyertaan modal pada Tower Bersama Singapore Pte. Ltd, yang merupakan anak usaha TBG Global Pte Ltd.
Manajemen mengatakan, rencana penerbitan surat utang tersebut terlebih dahulu, akan dimintakan persetujuan dari para pemegang saham TBIG dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) yang akan diselenggarakan oleh perseroan pada tanggal 11 Mei 2016.
Harga saham TBIG pada perdagangan sesi pertama di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (4/4) tercatat Rp5.925 per unit, naik Rp75 dibandingkan harga penutupan, Jumat (1/4) sebesar Rp5.850 per unit.
Sepanjang perdagangan di BEI pada tahun 2015, saham emiten penyewaan menara telekomounikasi tersebut turun Rp35,32%, dari Rp9.200 per unit pada 2 Januari 2015, menjadi Rp5.950 per unit pada 30 Desember 2015. Meski harganya turun, likuiditas saham TBIG di bursa baik karena aktif diperjualbelikan investor.

