Marketing Sales Surya Semesta Internusa Turun 47% pada 2015
Pasardana.id - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) membukukan penjualan pemasaran atau marketing sales sebesar US$16,3 juta pada 2015. Pencapaian marketing sales ini turun 47% dibandingkan penjualan pemasaran SSIA sebesar US$30,7 juta pada tahun 2014.
Direksi SSIA dalam laporan keterbukaan informasi yang yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (17/2) mengemukakan, penjualan pemasaran SSIA pada 2015 berasal dari penjualan 10,2 hektar lahan industri dengan harga jual rata-rata US$160,1 per meter persegi.
Sedangkan pada 2014, penjualan pemasaran kawasan industri mencapai 22,8 hektar dengan harga jual rata-rata US$134,8 per meter persegi.
Menurut direksi, harga jual rata-rata kawasan industri Surya Semesta Internusa (SSIA) pada tahun 2015 naik 18,8%. Selain dari penjualan properti, demikian direksi, pendapatan usaha SSIA juga berasal dari unit usaha konstruksi dan jasa perhotelan.
Pada triwulan pertama 2016, Surya Semesta Internusa (SSIA) akan meluncurkan Batiqa Hotel Palembang dan menambah dua Batiqa Hotel masing-masing di Pekan Baru, Riau dan Lampung.
Pada tahun 2016 ini, manajemen perusahaan pengembang properti ini menargetkan total pendapatan dan laba masing-masing Rp5,7 triliun dan Rp265 miliar.
Sepanjang tahun 2015, menurut direksi SSIA, tingkat okupansi Gran Melia Jakarta sebesar 50,5%, naik dibanding 2014 sebesar 47,9%. Berikut Bayan Tree Ungasan Resort mencatat tingkat okupansi 64,9% pada 2015, naik dari 61,4% pada 2014. Sedangkan tingkat okupansi Melia Bali Hotel turun menjadi 71,3% dari 78,5% pada 2014.

