Harga Emas Berjangka Turun Akibat Komentar Pejabat The Fed

foto: istimewa

Pasardana.id - Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun pada Senin (5/12/2016) akibat komentar pejabat Federal Reserve Amerika Serikat. Seperti dilaporkan Xinhua, harga emas untuk pengiriman Februari turun US$1,3, atau sekitar 0,11 persen, menjadi menjadi US$1.176,50 per ons.

Emas berada dalam tekanan setelah Presiden The Fed New York William Dudley menyebutkan dalam acara Association for a Better New York bahwa ia mendukung peningkatan suku bunga secara bertahap karena ia percaya The Fed makin dekat dengan pemenuhan mandat melakukan pengendalian inflasi dan peningkatan employment.

Saat ini para investor percaya bahwa The Fed akan meningkatkan suku bunga dari 0,50 menjadi 0,75 pada pertemuan FOMC Desember. Menurut instrument Fedwatch CME Group, probabilitas saat ini peningkatan suku bunga dari 0,50 menjadi 0,75 pada pertemuan Desember adalah 93 persen dan juga 93 persen pada Februari 2017.

Dalam laporan yang dirilis Institute for Supply Management pada Senin, indeks non manufaktur naik menjadi 57,2 pada November, angka yang lebih baik dari ekspektasi dan di atas level konsensus. Para analis mencatat bahwa peningkatan pesanan baru dan pesanan ekspor mendukung peningkatan tingkat kepercayaan investor, yang menyebabkan tekanan terhadap logam mulia.

Para investor selanjutnya akan berfokus pada berbagai laporan yang rilis pekan ini. Laporan perdagangan internasional rilis Selasa (6/12/2016), laporan turnover tenaga kerja dan lowongan pekerjaan pada Rabu (7/12/2016), laporan klaim pengangguran mingguan pada Kamis (8/12/2016), dan laporan sentimen konsumen pada Jumat (9/12/2016).

Dalam perdagangan di COMEX, harga perak untuk pengiriman Maret 2017 naik 6,7 sen, atau sekitar 0,40 persen, menjadi US$26,899 per ons. Harga platinum untuk pengiriman Januari 2017 turun US$5,9, atau sekitar 0,63 persen, menjadi US$938,60 per ons.