Badan Gizi Nasional (BGN)|Program MBG|keracunan makanan|pondok pesantren

BGN Respon Cepat Kasus Keracunan MBG di Ponpres Sidoarjo

Oleh: Ronal

03 September 2026, 01:33
BGN Respon Cepat Kasus Keracunan MBG di Ponpres Sidoarjo

Foto : istimewa

Pasardana.id – Badan Gizi Nasional (BGN) langsung merespon cepat insiden keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa 512 santri di Pondok Pesantren Manbaul Hikmah, Sidoarjo Jawa Timur.

Selain memastikan perawatan para korban keracunan ini, pemerintah dalam hal ini BGN, juga langsung menjatuhkan sanksi tegas terhadap tindakan indisipliner tersebut.

Adapun Langkah taktis yang diambil BGN yakni focus pada dua hal utama, yaitu pengusutan tuntas dan tindakan disiplin.

Dalam hal pengusutan, BGN Bersama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, telah menerjunkan tim investigasi internal. Penyelidikan difokuskan untuk mencari tahu penyebab pasti kontaminasi makanan.

Selanjutnya, hasil dari investigasi dari lapangan ini akan segera diumumkan secara transparan ke publik.

“Melakukan tindakan investigasi dengan dinas kesehatan terkait dan hasilnya nanti akan kita umumkan apa yang menyebabkan terjadinya keracunan,” kata Ketut Sumedana, Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN dalam konferensi pers pada rabu (2/9).

maka, sebagai bentuk pertanggungjawaban akan ada tindakan tegas langsung dijatuhkan kepada pihak penyedia.

BGN resmi memberikan sanksi suspensi (pembekuan) berat selama 30 hari terhadap operasi Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Talang Angin, Desa Kalitengah, Sidoarjo.

Bahkan, BGN juga telah mengusulkan pencopotan sekaligus pergantian Kepala SPPG di wilayah tersebut.

Sementara itu, Pimpinan Badan Gizi Nasional telah berkoordinasi intensif dengan Kepala Daerah Sidoarjo dan pengasuh ponpes. Kabar baiknya, dari 512 korban, sebanyak 312 santri sudah dinyatakan sembuh.

Saat ini, fokus utama pemerintah adalah penyelamatan dan pemulihan bagi 80 santri yang masih dirawat di rumah sakit, serta 120 santri yang masih dalam tahap observasi.

“Kami akan fokus dengan melakukan penyelamatan bagaimana kesehatan dari anak-anak kita ini di beberapa rumah sakit. Ini yang kita utamakan,” tegasnya.

Berita Terkini

See More