Transformasi SCNP Berbuah Manis, Laba Usaha Semester I 2026 Melejit, Pendapatan Naik 41,7%
Oleh: Corri

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id - PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (IDX: SCNP) mampu mencatatkan rekor kinerja keuangan yang signifikan sepanjang paruh pertama tahun 2026.
Laporan konsolidasian yang berakhir pada 30 Juni 2026 menunjukkan adanya lonjakan pendapatan usaha sebesar 41,7% menjadi Rp 156,58 miliar, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 110,46 miliar.
Pertumbuhan pendapatan ini diiringi dengan peningkatan efisiensi operasional.
SCNP mencatatkan titik balik (turnaround) kinerja dengan membukukan laba usaha yang positif sebesar Rp 6,74 miliar pada semester I - 2026, berbalik dari posisi rugi usaha sebesar Rp 1,15 miliar pada semester I - 2025.
Sejalan dengan itu, laba kotor perseroan juga naik menjadi Rp 22,60 miliar dari sebelumnya Rp 14,47 miliar.
Secara fundamental, kondisi yang semakin sehat dan kuat mampu menghasilkan pencapaian laba tahun berjalan yang melambung ke figur Rp 12,55 miliar, mengukuhkan posisi SCNP sebagai perusahaan manufaktur lokal yang berdaya saing tinggi.
Perbaikan kinerja SCNP di tahun 2026 terbukti dari efisiensi operasional perseroan yang berdampak turnaround pada laba usaha.
Walau SCNP membukukan rugi usaha sebesar Rp 1,15 miliar pada semester pertama 2025, namun perseroan saat kini mampu menekan beban dan mengoptimalkan skala ekonomis sehingga mampu mencetak laba usaha Rp 6,74 miliar pada Semester I - 2026.
Dari sisi neraca, Perseroan melakukan ekspansi produktif dengan adanya kenaikan Rasio Utang terhadap Modal (DER) menjadi 36,84%.
Figur DER ini masih berada pada level yang sehat dalam benchmark industri manufaktur nasional, yang menandakan bahwa perseroan memanfaatkan fasilitas pinjaman secara optimal dan terukur dalam rangka membiayai akselerasi pertumbuhan.
Seiring dengan profitabilitas yang terus meningkat, SCNP kini sedang mempercepat finalisasi peningkatan kapasitas produksi.
Perseroan terus menggenjot progres pada aset tetap dalam penyelesaian, berupa bangunan pabrik yang tingkat penyelesaiannya kini telah lebih dari 83% dengan serapan investasi mencapai Rp 33,96 miliar.
Finalisasi infrastruktur manufaktur baru ini akan menjadi enabler bagi Perseroan untuk mengeksekusi target volume ekspansi produksi sebesar 1.594.062 unit.
Pencapaian target produksi ini akan menyebabkan lonjakan volume lebih dari 49% dibandingkan capaian tahun 2025, yang memastikan SCNP siap memenuhi tuntutan permintaan pasar.
Sebagai wujud nyata komitmen manajemen dalam memberikan nilai tambah dan imbal hasil yang optimal, Perseroan terus membagi dividen tunai dalam jumlah yang signifikan, yakni Rp 10 miliar.
Dividen tunai telah dibayarkan seluruhnya kepada para pemegang saham tanggal 2 Juli 2026 silam.
“Kinerja gemilang semester pertama 2026 ini memberi sinyal kuat kepada stakeholders bahwa strategi transformasi yang dilansir Perseroan berjalan efektif, selaras dengan cetak biru yang telah dipaparkan Manajemen dalam sesi Public Expose April 2026. Dengan fondasi operasional yang lebih efisien, tambahan kapasitas produksi serta tren pertumbuhan penjualan, SCNP telah siap melesat dan bertumbuh secara akseleratif di tahun 2026,” tulis Tumpal Sihombing selaku Corporate Secretary Division Head, dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (10/9).




