See More

26 Agustus 2026, 09:30

26 Agustus 2026, 09:13

26 Agustus 2026, 09:01

26 Agustus 2026, 08:59

26 Agustus 2026, 08:53

26 Agustus 2026, 08:44
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|FAC Sekuritas
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (24/8), IHSG ditutup melemah 24,02 poin (-0,37%) ke level 6.501,67.
Pelemahan IHSG pada Senin lalu dipicu oleh kombinasi faktor domestik dan tekanan eksternal global.
Dari dalam negeri, sentimen negatif datang dari kekhawatiran terhadap potensi defisit transaksi berjalan, aksi ambil untung (profit taking) investor, serta tipisnya volume perdagangan harian.
Kemudian, dari kancah global, pasar ditekan oleh sentimen risk-off akibat eskalasi geopolitik di Timur Tengah dan Eropa Timur, yang mendorong investor menghindari aset berisiko di pasar berkembang dan beralih ke instrumen yang lebih aman.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, tercermin dari DJIA (+0,30%), S&P 500 (+0,32%), & Nasdaq (+0,66%).
Perusahaan-perusahaan yang terkait dengan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) bangkit dari penurunan pada sesi sebelumnya di tengah ketidakpastian yang menyelimuti sektor tersebut.
Ekspektasi mengenai potensi penawaran umum perdana (IPO) berskala besar dari perusahaan hyperscaler yang berinvestasi besar-besaran dalam infrastruktur AI, termasuk Anthropic dan OpenAI memberikan sentimen positif bagi produsen cip dan perusahaan cloud.
Saham Nvidia naik +2,2% menjelang laporan kinerjanya pada hari Rabu, Microsoft naik +0,9%, Meta (+2%), Micron (+2,5%), dan AMD (+4,9%).
Di saat yang sama, penurunan harga minyak direspon positif oleh pelaku pasar.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih cenderung mixed dengan ruang terbuka untuk menguat terbatas seiring cukup stabilnya pergerakan nilai tukar Rupiah,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Rabu (26/8).