ANALIS MARKET (20/8/2026): IHSG Diproyeksikan Menguji Level Support di 6.370
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, Indeks utama bursa Wall Street ditutup kompak menguat, dipimpin oleh NYSE Composite (+0,32%), Dow Jones (+0,22%), S&P 500 (+0,21%), dan Nasdaq (+0,16%).
Penguatan pasar ekuitas AS ditopang oleh langkah Departemen Keuangan AS (US Treasury) yang mengumumkan perluasan program buyback surat utang jangka panjang (tenor 10 hingga 30 tahun) hingga dua kali lipat guna menjaga likuiditas pasar.
Kebijakan ini berhasil meredam lonjakan yield obligasi 30-tahun yang sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi sejak 2007 sehingga imbal hasilnya terkoreksi hingga 9 basis poin ke level 5,19% dan memberikan angin segar bagi pasar saham.
Sementara itu, dari pasar domestik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sebelumnya ditutup terkoreksi -0,86% dalam pergerakan yang volatil, setelah sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.490 mendekati area resistance kuat 6.500.
Di sisi makroekonomi, Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 5,75% pada RDG Agustus.
Katalis positif tercermin dari pertumbuhan kredit (loan growth) Indonesia periode Juli 2026 yang melonjak 13,58% YoY (naik dari 12,67% pada Juni), mencatatkan laju pertumbuhan tertinggi sejak Agustus 2014 berkat optimalisasi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM).
“Untuk perdagangan hari ini, IHSG diproyeksikan akan menguji level support di 6.370 dengan area resistance terdekat berada di level 6.430,” sebut Azharys Hardian - Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia dalam riset Kamis (20/8).
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu:
-DSNG - Trading Buy, Entry Price: 1340-1360, Target Price: 1410, 1500 SL <1315
-CBDK - Trading Buy, Entry price 3730-3790, Target Price 3950, 4100 SL <3600
Disclaimer: Tulisan ini bersifat edukasi, bukan ajakan menjual/membeli efek tertentu. Analisa kembali sebelum melakukan keputusan transaksi.





