See More

20 Agustus 2026, 19:24

20 Agustus 2026, 18:35

20 Agustus 2026, 17:49

20 Agustus 2026, 17:39

20 Agustus 2026, 17:17

20 Agustus 2026, 16:18
PT Pertamina (Persero)|pasokan bbm|Gempa NTT|Mochamad Iriawan
Oleh: Ronal

Foto : istimewa
Pasardana.id - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan meninjau langsung Fuel Terminal (FT) Labuan Bajo, pada Selasa (18/8), setelah musibah gempa bumi mengguncang sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya untuk memastikan ketersediaan energi sekaligus melihat kesiapan para pekerja Pertamina di tengah kondisi darurat.
Dalam kesempatan itu, Iriawan memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah NTT tetap aman.
Bahkan perusahaan menyiapkan jalur distribusi alternatif ketika akses darat sempat terputus.
Menurut Iriawan, kondisi darurat membuat Pertamina harus bergerak cepat, terutama setelah akses jalan dari Ruteng menuju Labuan Bajo sempat terputus akibat gempa.
Terputusnya jalur tersebut membuat truk tangki BBM tidak dapat melintas.
Pertamina kemudian mencari jalur alternatif untuk menjaga distribusi tetap berjalan.
Dalam waktu kurang dari dua hari setelah akses darat terputus, perusahaan mengirim kapal feri yang mengangkut 11 truk tangki BBM menuju Labuan Bajo.
"Alhamdulillah, itu penolong yang luar biasa sehingga sampai sekarang tidak ada kelangkaan di sini," ujar Iriawan.
Meski pasokan BBM secara umum masih aman, permintaan minyak tanah di sejumlah wilayah mengalami peningkatan.
Pertamina kemudian berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk mengantisipasi kebutuhan tambahan, termasuk terkait kemungkinan penambahan kuota.
Iriawan mengatakan, Gubernur NTT juga telah menyampaikan permintaan tambahan pasokan tersebut beberapa jam sebelum dirinya meninjau Fuel Terminal Labuan Bajo.
Ia pun menyebut Reo sebagai salah satu wilayah dengan kerusakan paling parah terhadap aset Pertamina.
Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat pekerja untuk tetap memberikan pelayanan.
"Khusus untuk Reo, memang daerah paling hancur untuk aset kami. Tapi, alhamdulillah anak-anak tetap semangat di sana," katanya.
Tak ketinggalan Iriawan pun memberikan apresiasi kepada para pekerja yang tetap menjalankan tugas meski sejumlah wilayah terdampak bencana.
Ia menyebut pekerja di lapangan sebagai pahlawan yang menjaga pasokan energi masyarakat.
"Saya hadir ingin bertemu dengan para pahlawan saya. Ini para pahlawan yang sebagian kecil ada di sini, sisanya ada di lapangan," tukasnya.