Srikandi Jaga Desa|Menekraf/Kabekraf|Indonesia Property&Bank|Teuku Riefky Harsya|Journalist Media Network (JMN)

Menekraf Perkuat Srikandi Jaga Desa melalui Pasar Properti

Oleh: Dadag

08 September 2026, 09:51
Menekraf Perkuat Srikandi Jaga Desa melalui Pasar Properti

Foto: Istimewa

Pasardana.id – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf), Teuku Riefky Harsya menerima penghargaan “The National Person Supports the Enhancement of the Creative Economy” pada 20th Annual Indonesia Property&Bank Award (IPBA) 2026.

Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas komitmen dan kontribusi Menekraf dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia.

Teuku Riefky mengatakan, Indonesia Property&Bank memiliki jejaring yang kuat di sektor properti dan perbankan.

Oleh karena itu, terbuka peluang kolaborasi dengan Srikandi Jaga Desa untuk memperluas akses pasar bagi pelaku ekonomi kreatif, termasuk perempuan di desa.

"Ini bisa menjadi ruang yang baik untuk mempertemukan talenta ekonomi kreatif, khususnya arsitektur, desain, dan kriya, dengan kebutuhan industri. Karya-karya mereka tidak hanya bisa dipublikasikan, tetapi juga kita dorong untuk masuk ke proyek dan pasar yang lebih luas,” ujar Teuku Riefky, seperti dilansir dari siaran pers, Senin (7/9/2026).

Tak hanya itu, peluang kolaborasi juga dapat diperkuat melalui publikasi karya talenta kreatif, pengembangan produk, peningkatan kemasan, sertifikasi halal, hingga pemanfaatan ekosistem digital.

Kolaborasi juga diarahkan untuk membuka akses karya kreatif ke berbagai proyek dan kawasan properti, khususnya di subsektor arsitektur dan desain.

“Kita juga bisa membuat forum yang mempertemukan pelaku ekonomi kreatif dengan perbankan, sehingga pembahasan mengenai kekayaan intelektual dan pembiayaan tidak berhenti pada konsep. Pelaku ekraf perlu memahami bagaimana aset intelektual yang mereka miliki dapat dikembangkan dan memiliki nilai ekonomi,” kata Menteri Ekraf.

Sementara itu, CEO Journalist Media Network (JMN) sekaligus Pemimpin Redaksi Majalah Property&Bank, Indra Utama, mengatakan bahwa melalui audiensi tersebut, pihaknya melihat peluang untuk bersama-sama memperkenalkan karya dan talenta kreatif ke pasar properti yang lebih luas.

“Kami melihat ada ruang yang sangat besar untuk mempertemukan ekonomi kreatif dengan industri properti. Arsitektur, desain interior, desain produk, dan kriya bukan hanya menjadi bagian dari sebuah bangunan atau kawasan, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah dan identitas bagi proyek-proyek properti,” ujarnya.

Berita Terkini

See More