See More

18 Agustus 2026, 17:02

18 Agustus 2026, 16:40

18 Agustus 2026, 16:29

18 Agustus 2026, 16:22

18 Agustus 2026, 16:03

18 Agustus 2026, 15:38
PT NFC Indonesia Tbk|NFCX|PT INOVA 2020 (IDD)|PT Anugerah Inovasi Dektos (AID)|PT 1 Inti Dot Com|Martin Suharlie|PT Anugerah Inovasi Dektos
Oleh: Tri

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id - PT NFC Indonesia Tbk (IDX: NFCX) menyampaikan Laporan Informasi atau Fakta Material sehubungan penerbitan saham baru oleh entitas anak, PT INOVA 2020 (IDD).
Melansir keterbukaan informasi BEI, Selasa (18/8) disebutkan, IDD melakukan penerbitan saham baru sebanyak 5.100 lembar saham yang seluruhnya diambil oleh PT Anugerah Inovasi Dektos (AID) dengan nilai Rp510.000.000, (at par).
Pasca transaksi ini, jumlah saham yang dimiliki NFCX pada IDD adalah tetap sebanyak 2.550 lembar namun persentase kepemilikannya terdilusi, dari sebelumnya 50,0% menjadi 25,0%.
Rincian struktur pemegang saham PT INOVA 2020 pasca transaksi adalah sebagai berikut:
a. PT NFC Indonesia Tbk: 2.550 lembar saham (25,0%)
b. Martin Suharlie: 2.040 lembar saham (20,0%)
c. PT 1 INTI Dot Com: 510 lembar saham (5,0%)
d. PT Anugerah Inovasi Dektos: 5.100 lembar saham (50,0%)
Selanjutnya disebutkan, NFCX tidak lagi menjadi pihak pengendali dari IDD.
Status IDD berubah dari entitas anak menjadi entitas asosiasi dari NFCX.
Pihak pengendali IDD yang baru adalah AID.
Sebagai gambaran, pendapatan IDD adalah Rp2,4 milyar pada 1H26, atau hanya merepresentasi 0,2% dari total pendapatan konsolidasian NFCX sebesar Rp1,2 triliun di periode yang bersangkutan.
“Tidak terdapat dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan,” tulis Inda Ayu Susanty selaku Corporate Secretary PT NFC Indonesia Tbk.