Menko AHY|IndoBuildTech Expo |pameran bahan bangunan|pembangunan infrastruktur

AHY : IndoBuildTech Expo Sebagai Wadah Pemangku Kepentingan Berbagi Inovasi dan Solusi

Oleh: Ronal

09 Juli 2026, 07:52
AHY : IndoBuildTech Expo Sebagai Wadah Pemangku Kepentingan Berbagi Inovasi dan Solusi

Foto : Dok instagram agusyudhoyono

Pasardana.id – IndoBuildTech (IBT) Expo Part 1 2026 resmi dibuka oleh Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), pada Rabu, 8 Juli 2026.

Acara yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BCD City, Tangerang ini akan berlangsung hingga 12 Juli 2026.

Dalam pameran ini, sedikitnya ada lebih dari 550 perusahaan dari 11 negara dan menampilkan beragam inovasi di sektor bahan bangunan, arsitektur, desain interior, serta teknologi konstruksi.

Pengunjung dapat mengeksplorasi berbagai inovasi dari merek terkemuka seperti TACO, DEKKSON, KOHLER, RB SHERA, IN-LITE, TOSTEM, PALOMA, HELLENOZ, serta ratusan peserta lainnya yang menghadirkan solusi untuk hunian, bangunan komersial, maupun proyek konstruksi berskala besar.

Dalam sambutannya, Menko AHY mengatakan, IndoBuildTech Expo menjadi wadah yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan para profesional untuk memperkuat kolaborasi dalam pembangunan nasional.

"IndoBuildTech Expo menjadi ruang yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk berbagi inovasi dan solusi. Kemajuan infrastruktur tidak hanya diukur dari banyaknya pembangunan, tetapi juga dari kualitas, keberlanjutan, dan nilai tambah yang dihasilkan bagi masyarakat," kata AHY.

Dalam kesempatan yang sama, Rafidi Iqra Muhammad, selaku Direktur PT Debindo International Trade and Exhibition, mengatakan, bahwa IndoBuildTech Expo telah berkembang menjadi lebih dari sekadar pameran produk.

"IndoBuildTech merupakan ruang bertemunya ide, inovasi, dan kolaborasi yang menghubungkan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun masa depan industri bangunan Indonesia," ujarnya.

Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Banten, Ar. Shri Chandra Satryotomo, menilai pameran tersebut juga menjadi ruang bagi para arsitek untuk mengeksplorasi perkembangan material dan teknologi bangunan.

"Arsitektur tidak hanya berbicara mengenai bentuk bangunan, tetapi juga bagaimana ruang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup. Melalui National Architecture Installation Festival (NAIFEST), kreativitas arsitektur dapat dipadukan dengan inovasi material dan teknologi," ujarnya.

Selain menampilkan produk dan teknologi terbaru, IndoBuildTech Expo Part 1 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung, seperti seminar, diskusi, peluncuran produk, hingga forum strategis yang melibatkan pemerintah, asosiasi profesi, akademisi, dan pelaku industri.

Ada beberapa agenda yang digelar antara lain; Rapat Koordinasi Pimpinan Nasional (Rakorpimnas) INKINDO, Urban Forum Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Kawasan Permukiman, ASEAN Seminar & Archinesia MasterTalk, rangkaian kegiatan AP3I, serta Musyawarah Nasional INTAKINDO.

Penyelenggara juga menghadirkan program IndoBuildTech Nation Tour, Archilab, Inception, NAIFEST, IndoBuildTech Awards, dan IndoBuildTech Architecture Prize 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong inovasi, peningkatan kompetensi, serta kolaborasi di sektor konstruksi dan arsitektur

Melalui penyelenggaraan ini, IndoBuildTech Expo diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri bangunan nasional dan memperluas peluang investasi.

Sekaligus, mempercepat adopsi teknologi yang mendukung pembangunan infrastruktur Indonesia.

Berita Terkini

See More