See More

06 Agustus 2026, 01:00

06 Agustus 2026, 00:39

05 Agustus 2026, 19:11

05 Agustus 2026, 19:04

05 Agustus 2026, 17:56

05 Agustus 2026, 16:32
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk|Kredit Usaha Rakyat (KUR)|Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)|BMRI
Oleh: Issa

foto: dok. Bank Mandiri
Pasardana.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (IDX: BMRI) mencatatkan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp21,41 triliun hingga 30 Juni 2026. Angka itu setara 52,21% dari target tahunan Rp41 triliun.
Penyaluran KUR Bank Mandiri itu menjangkau lebih dari 162 ribu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia.
Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, Saptari mengatakan, realisasi KUR ini menjadi wujud penguatan ekosistem penggerak ekonomi negeri.
"Kami ingin pelaku UMKM merasakan kemudahan, baik dari sisi akses pembiayaan maupun pendampingan agar usaha mereka naik kelas. Ini juga peran kami sebagai mitra usaha jangka panjang," ujar Saptari dalam keterangan resminya, Kamis (30/7/2026).
Saptari merinci, penyaluran KUR didominasi sektor produksi sebesar 63,92% atau setara Rp13,68 triliun, sementara sektor non-produksi menyerap 36,08% atau Rp7,72 triliun.
Sektor pertanian menjadi kontributor terbesar dengan porsi 33,08%, disusul jasa produksi 21,75%.
Komposisi ini menunjukkan sinergi yang terintegrasi antara UMKM dan sektor produktif bernilai tambah tinggi.
Perluasan basis nasabah turut menjadi capaian penting pada periode ini.
Hingga akhir Juni 2026, realisasi KUR kepada debitur baru mencapai 116 ribu debitur atau 52,51 persen dari target 220.000 debitur baru sepanjang 2026.
Cakupan ini menandakan akselerasi yang bertumbuh dalam menjangkau pelaku usaha yang sebelumnya belum tersentuh pembiayaan formal, sekaligus memperluas ekonomi produktif di berbagai daerah.