See More

04 Agustus 2026, 00:43

04 Agustus 2026, 00:31

04 Agustus 2026, 00:11

03 Agustus 2026, 19:41

03 Agustus 2026, 19:28

03 Agustus 2026, 19:16
PT Bank Danamon Indonesia Tbk|BDMN|kinerja perusahaan|PT Home Credit Indonesia
Oleh: Issa

foto: dok. Bank Danamon
Pasardana.id - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (IDX: BDMN) membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp2,4 triliun pada semester I 2026. Angka itu meningkat 33% secara tahunan (year-on-year).
Direktur Utama Danamon, Nobuya Kawasaki, mengatakan perseroan terus memperkuat pertumbuhan berkelanjutan melalui sinergi One Financial Group, termasuk penyertaan modal pada PT Home Credit Indonesia yang menjadikan Danamon sebagai pemegang saham pengendali.
"Perseroan optimistis menghadapi paruh kedua 2026 dengan fondasi keuangan yang kuat dan pengelolaan risiko yang mengedepankan prinsip kehati-hatian," ujar Nobuya, Kamis (30/7/2026).
Laba bersih Bank Danamon tersebut ditopang oleh pertumbuhan penyaluran kredit dan trade finance sebesar 12% menjadi Rp230,1 triliun, serta penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) berupa giro, tabungan (CASA), dan deposito yang meningkat 14% menjadi Rp181,7 triliun.
Pertumbuhan kredit didorong oleh kinerja lini Enterprise Banking and Financial Institution yang naik 19% menjadi Rp109,7 triliun, disertai pertumbuhan berkelanjutan pada segmen SME Banking, Consumer Banking, dan anak perusahaan.
Pendapatan operasional Danamon turut meningkat 7% menjadi Rp12,6 triliun dengan margin bunga bersih (NIM) sebesar 8,1%, sehingga mendukung pencapaian laba bersih setelah pajak sebesar Rp2,4 triliun.
Dari sisi kualitas aset, rasio Loan at Risk (LAR) membaik menjadi 7,8%, turun 263 basis poin dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, rasio cakupan kredit bermasalah (NPL coverage ratio) tetap kuat di level 282,4%.