See More

13 Juni 2026, 14:36

13 Juni 2026, 07:59

13 Juni 2026, 07:45

13 Juni 2026, 07:38

12 Juni 2026, 20:11

12 Juni 2026, 19:58
Recorded Future|kemitraan strategis|Wipro Limited|keamanan siber|Artificial Intelligence (AI)
Oleh: Reza

Foto : istimewa
Pasardana.id - Recorded Future, perusahaan terbesar di dunia di bidang intelijen ancaman mengumumkan kemitraan strategis dengan Wipro Limited untuk memperluas layanan keamanan siber berbasis intelijen bagi perusahaan global.
Wipro Limited adalah perusahaan layanan dan konsultasi teknologi terkemuka berbasis AI.
Kedua perusahaan ini akan meluncurkan layanan Managed Threat Intelligence dan Brand Monitoring berdasarkan portofolio MSSP milik Wipro.
Penawaran ini akan memungkinkan perusahaan mengoperasionalkan intelijen berbasis konteks yang dapat ditindaklanjuti dan dalam skala besar dengan mengintegrasikannya secara langsung pada pengoperasian keamanan, aktivitas perburuan ancaman secara proaktif, dan alur kerja perlindungan risiko digital.
Hasilnya adalah model operasional lebih terintegrasi yang membantu perusahaan beralih lebih cepat dari deteksi ke pengambilan keputusan hingga respons.
Melansir siaran pers, Kamis (04/6) disebutkan, kemitraan ini akan meningkatkan kemampuan intelijen ancaman Wipro di berbagai solusi CyberShieldSM, bagian dari Wipro Intelligence™, yakni rangkaian platform, solusi, dan penawaran transformatif bertenaga AI dari Wipro.
Kerja sama ini juga menyatukan berbagai sinyal terkait risiko siber, teknologi, geopolitik, dan bisnis untuk mendukung pengambilan keputusan berskala besar yang lebih cepat dan lebih berdasarkan informasi.
"Perusahaan global menuntut hasil keamanan siber, bukan hanya masukan teknologi," kata Satish Yadavalli, Global Business Head bidang Cloud, Infrastructure and Security Services di Wipro Limited.
Ditambahkan, “Melalui gabungan kemampuan Wipro dan Recorded Future, kami akan semakin memajukan pendekatan berbasis konsultasi dan AI untuk pertahanan siber, ketahanan, dan kepercayaan digital. Dengan menginterasikan kemampuan intelijen dan perburuan ancaman otonom di seluruh lapisan operasi siber, kami memungkinkan klien kami menciptakan dampak yang berorientasi pada hasil dan dapat ditingkatkan."
Kemitraan ini mencerminkan perubahan lebih luas di pasar terkait cara perusahaan besar memanfaatkan intelijen ancaman.
Banyak perusahaan beralih dari feed data terfragmentasi dan alat yang terisolasi menuju intelijen berbasis AI yang kaya konteks serta terintegrasi di seluruh siklus operasi keamanan (SecOps), risiko, dan ketahanan.
Melalui kerja sama ini, Recorded Future dan Wipro membantu pelanggan menjembatani kesenjangan antara data ancaman dan tindakan operasional.
"Kemitraan ini menyatukan dua perusahaan dengan visi yang sama bagi masa depan keamanan siber: intelijen di waktu nyata, yang dapat ditindaklanjuti, dan sangat terintegrasi dalam pengoperasian perusahaan," kata Colin Mahony, CEO Recorded Future.
"Dengan memilih Recorded Future sebagai platform intelijen ancaman strategis dan bermitra dengan kami untuk menghadirkan layanan intelijen terkelola, Wipro menetapkan standar baru tentang cara perusahaan mengoperasionalkan intelijen guna mengurangi risiko dan memperkuat ketahanan," sambungnya.
Recorded Future menyediakan intelijen canggih berbasis AI, wawasan di waktu nyata berdasarkan konteks, dan cakupan luas yang siap menghadapi masa depan yang meliputi risiko siber, risiko pihak ketiga, intelijen merek, intelijen geopolitik, perburuan ancaman dan pengoperasian otonom.
Melalui kemitraan ini, Wipro akan memasarkan penawaran bersama di seluruh dunia sekaligus memanfaatkan platform tersebut di lingkungan internal untuk membantu melindungi jejak digitalnya.
Kemitraan yang memadukan kemampuan intelijen Recorded Future dengan skala global, kedalaman konsultasi, dan keahlian layanan keamanan terkelola milik Wipro ini semakin memperkuat kedua perusahaan untuk membantu perusahaan lain mengatasi berbagai ancaman yang berkembang pesat dengan lebih yakin, lebih cepat, dan lebih jelas.