Sinarmas AM|PT Sinarmas Asset Management|Dana Pensiun Lembaga Keuangan Sinarmas Asset Management (DPLK SAM)|Dana Pensiun|asset under management (AUM)|Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP)

Gebrakan Sinarmas AM! Luncurkan DPLK Digital Pertama, Bidik 15.000 Peserta Tahun Ini

Oleh: Harry

03 Juli 2026, 17:19
Gebrakan Sinarmas AM! Luncurkan DPLK Digital Pertama, Bidik 15.000 Peserta Tahun Ini

Foto : istimewa

Pasardana.id - PT Sinarmas Asset Management (Sinarmas AM) secara resmi meluncurkan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Sinarmas Asset Management (DPLK SAM) dalam acara peresmian yang diselenggarakan di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (03/7).

Peluncuran ini menandai tonggak penting dalam sejarah industri dana pensiun nasional, karena DPLK SAM menjadi DPLK pertama di Indonesia yang didirikan oleh perusahaan Manajer Investasi.

DPLK SAM telah sah berdiri sejak memperoleh pengesahan oleh OJK berdasarkan surat nomor KEP-39/D.05/2026 tanggal 5 Juni 2026.

Adapun Sinarmas AM sebagai Perusahaan Pendiri berada dalam posisi TOP 5 Manajer Investasi di Indonesia, dimana per Februari 2026 berhasil membukukan total Asset Under Management sebesar Rp 64,8 Triliun, yang bersumber dari 34 produk Reksa Dana, DIRE dan Kontrak Pengelolaan Dana.

Sinaramas AM juga memberikan pelayanan kepada para nasabah melalui 23 Kantor Cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Acara peluncuran ini dihadiri oleh Bapak Yulianto Aji Sadono - Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Bursa Efek Indonesia dan pihak Sinarmas AM sebagai Pendiri DPLK SAM, yaitu Bapak I.J. Soegeng Wibowo selaku Komisaris Utama Sinarmas AM dan Bapak Alex Setyawan W.K. selaku Direktur Utama Sinarmas AM.

Dari DPLK SAM sendiri, turut hadir pula jajaran Pengurus dan Pengawas DPLK SAM yaitu Bapak Stephanus Rudi Ok. (Ketua Pengurus), Bapak Yoel Tanzil (Pengurus), Bapak Syarifudin Yunus (Ketua Dewan Pengawas), dan Bapak Al Iskandar Pringgodigdo (Anggota Pengawas).

Direktur Utama Sinarmas AM, Alex Setyawan W.K. menyatakan, bahwa kehadiran DPLK SAM merupakan langkah strategis untuk memperluas inklusi keuangan sekaligus memperkuat ekosistem investasi jangka panjang di Indonesia.

“Peluncuran DPLK SAM bukan hanya ekspansi bisnis Sinarmas AM, tetapi juga bentuk kontribusi nyata kami dalam memperkuat ketahanan finansial masyarakat Indonesia. Sebagai Manajer Investasi pertama yang mendirikan DPLK, kami ingin menghadirkan layanan dana pensiun berbasis digital yang lebih modern, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan generasi masa kini,” ujarnya, seperti dilansir dalam keterangan tertulis, Jumat (03/7).

Selama ini, industri dana pensiun nasional masih menghadapi tantangan rendahnya tingkat partisipasi masyarakat.

Dengan jumlah penduduk Indonesia yang telah melampaui 280 juta jiwa dan angkatan kerja lebih dari 150 juta orang, jumlah peserta program dana pensiun masih sangat relatif kecil dibandingkan total tenaga kerja nasional.

Sebagian besar pekerja informal dan pekerja mandiri bahkan belum memiliki program pensiun yang terencana.

Padahal, pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan terus mendorong peningkatan literasi keuangan dan kesiapan masyarakat menghadapi masa pensiun sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Fokus utama DPLK SAM adalah menargetkan berbagai perusahaan dalam pilar usaha Sinar Mas dan perusahaan swasta di Indonesia, serta pekerja individual di sektor formal maupun informal khususnya dalam Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP).

Untuk mencapai target-target tersebut, DPLK SAM akan memperluas pemasaran melalui kerja sama dengan aplikasi digital DPLK SAM serta jaringan distribusi penjualan mitra-mitra DPLK SAM.

Dengan tagline “Mitra Terpercaya Anda untuk Hari Tua Sejahtera”, DPLK SAM didukung oleh tim profesional yang berdedikasi mendampingi pekerja dan masyarakat Indonesia dalam merencanakan masa depan dengan tenang dan pasti.

Berbekal visi “Menjadi pilar terpercaya dalam mewujudkan kemandirian finansial bagi masyarakat Indonesia di hari tua melalui pengelolaan dana pensiun yang aman dan berbasis teknologi digital”, DPLK SAM memegang beberapa prinsip utama berikut:

  1. Mendorong peningkatan kesadaran tentang pentingnya perencanaan pensiun sejak dini demi masa depan yang lebih tenang,

  2. Menyediakan produk dana pensiun yang inklusif dan mudah diakses, sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan generasi masa kini, dan

  3. Mengintegrasikan teknologi digital untuk menghadirkan layanan dana pensiun yang efisien, transparan, dan terpercaya.

Adapun DPLK SAM menyediakan produk dan layanan utama DPLK yang terdiri dari Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) untuk peserta individu (pekerja formal dan informal), Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) dan Dana Kompensasi Pasca Kerja (DKPK) untuk peserta institusi, Pembayaran Manfaat Pensiun Berkala (pensiun bulanan), dan Dana Pendidikan Anak.

DPLK SAM hadir dengan pendekatan yang berbeda melalui platform digital SimPensiun (https://simpensiun.com/), yang memungkinkan masyarakat melakukan pendaftaran, pemantauan dana, perubahan pilihan investasi, hingga pencairan manfaat pensiun secara online.

Pendekatan digital tersebut dirancang untuk menjangkau generasi muda, khususnya Generasi Z dan generasi milenial yang mulai memasuki usia produktif.

Sesuai Peta Jalan Pengembangan Dan Penguatan Dana Pensiun Indonesia 2024- 2028, realisasi tingkat densitas industri dana pensiun di Indonesia pada akhir tahun 2023 masih tergolong rendah, yaitu hanya mencapai 18,94 persen dari 147,7 juta total jumlah angkatan kerja (berdasarkan data Badan Pusat Statistik, 2023).

Berdasarkan berbagai studi perencanaan keuangan, semakin dini seseorang memulai investasi untuk dana pensiun, semakin kecil beban iuran yang diperlukan untuk mencapai target dana pensiun di masa depan.

Namun demikian, kesadaran generasi muda terhadap pentingnya dana pensiun masih tergolong rendah karena pensiun sering dianggap sebagai kebutuhan yang belum masuk dalam skala prioritas dan dianggap sebagai kebutuhan yang masih lama waktunya.

Ketua Pengurus DPLK SAM, Stephanus Rudi Ok., mengatakan bahwa perubahan pola kerja dan gaya hidup generasi muda membutuhkan pendekatan baru dalam industri dana pensiun.

“Generasi muda saat ini sangat dekat dengan teknologi digital dan memiliki karakteristik investasi yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Karena itu kami menghadirkan DPLK yang mudah diakses melalui aplikasi, fleksibel, transparan, dan terjangkau. Kami ingin membangun kesadaran bahwa dana pensiun bukan sesuatu yang dipersiapkan menjelang usia pensiun, melainkan dimulai sejak pertama kali memperoleh penghasilan,” jelasnya.

Dengan setoran mulai dari Rp50.000 per bulan, DPLK SAM membuka akses bagi pekerja formal, pekerja informal, freelancer, wirausahawan muda, hingga content creator untuk mulai membangun dana pensiun secara bertahap.

Peluncuran DPLK SAM sejalan dengan berbagai kebijakan strategis pemerintah dan regulator dalam memperkuat industri keuangan jangka panjang.

OJK secara konsisten mendorong transformasi industri dana pensiun melalui peningkatan tata kelola, digitalisasi layanan, perluasan kepesertaan, dan penguatan investasi jangka panjang.

Di sisi lain, Bursa Efek Indonesia juga terus mengembangkan pasar modal sebagai sumber pembiayaan pembangunan nasional sekaligus sarana investasi masyarakat.

Dana pensiun memiliki peran penting sebagai investor institusi yang berorientasi jangka panjang dan berkontribusi terhadap stabilitas pasar modal Indonesia.

Melalui pengelolaan dana pensiun yang profesional dan berbasis prinsip kehati-hatian, DPLK SAM diharapkan dapat menjadi salah satu motor penggerak peningkatan partisipasi masyarakat dalam investasi jangka panjang sekaligus mendukung pendalaman pasar keuangan nasional.

Sebagai DPLK baru yang berbasis digital, DPLK SAM menargetkan pertumbuhan agresif dalam beberapa tahun ke depan, di tahun 2026 ini aset kelolaan ditargetkan sebesar Rp150 Miliar dengan 15.000 Peserta.

Direktur Utama Sinarmas Asset Management, Alex Setyawan W.K., menambahkan, bahwa pertumbuhan tersebut akan dibangun secara berkelanjutan melalui edukasi dan literasi keuangan serta pemanfaatan pemasaran melalui layanan digital keuangan dan jaringan pemasaran lainnya

“Kami percaya masa depan industri dana pensiun Indonesia sangat besar. Dengan kombinasi kekuatan investasi, teknologi digital, dan edukasi keuangan yang berkelanjutan, DPLK SAM ingin menjadi mitra terpercaya bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam mewujudkan hari tua yang lebih nyaman, tenang dan Sejahtera,” jelasnya.

Berita Terkini

See More