Indeks Kospi Melonjak 1,58 Persen
Oleh: Rezy

foto: istimewa
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 137,64 poin, atau sekitar 1,58 persen, pada Rabu (17/6/2026), menjadi 8.864,24.
Volume perdagangan moderat mencapai 565,1 juta saham senilai 34,8 triliun won, dengan saham yang turun melampaui yang naik 525 berbanding 347.
Setelah melemah di awal sesi perdagangan, angka indeks kemudian terdongkrak aksi beli investor ritel dan institusi.
Investor ritel dan institusi total meraup saham senilai 1,1 triliun won atau sekitar US$727,3 juta, sedangkan investor asing melepas saham senilai 992,3 miliar won.
“Sentimen positif dari kesepakatan perdamaian Amerika Serikat dan Iran hadir diiringi aksi wait-and-see jelang pertemuan Federal Open Market Committee,” jelas Lee Kyoung-Min, analis Daishin Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Para pelaku pasar memperkirakan pemimpin baru Federal Reserve Kevin Warsh tidak akan mengubah suku bunga dalam pertemuan tersebut.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melonjak 1,02 persen dan 5,84 persen. Saham perusahaan galangan kapal Hanwha Ocean dan HD Hyundai Heavy Industries masing-masing meningkat 3,02 persen dan 1,29 persen.
Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan keuangan KB Financial masing-masing anjlok 3,44 persen dan 4,65 persen.
Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 1,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.513,4 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,4 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 48,6 poin, atau sekitar 0,54 persen, menjadi 8.966,3. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura dan Malaysia menguat, sedangkan Bursa Thailand, Indonesia, Vietnam, dan Filipina melemah.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 16,18 poin, atau sekitar 0,4 persen, menjadi 4.108,08. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 181,79 poin, atau sekitar 0,74 persen, menjadi 24.312,16.




