See More

10 Juli 2026, 22:20

10 Juli 2026, 22:12

10 Juli 2026, 21:49

10 Juli 2026, 21:40

10 Juli 2026, 21:24

10 Juli 2026, 16:40
Oleh: Rezy

foto: istimewa
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, terjun 395,02 poin, atau sekitar 4,91 persen, pada Selasa (7/7/2026), menjadi 7.656,31.
Volume perdagangan mencapai 512,29 juta saham senilai 39,66 triliun won atau sekitar US$25,9 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 509 berbanding 358.
Korea Exchange sempat mengaktifkan circuit breaker sehingga operasional program perdagangan saham di Bursa Korea sempat terhenti selama 20 menit usai angka indeks terjun 8 persen.
Seperti dilansir Yonhap News, angka indeks mengalami penurunan tajam dipicu aksi ambil untung yang dilakukan para investor setelah Samsung Electronics memperkirakan laba operasional periode April-Juni mencapai 89,4 triliun won, melampaui ekspektasi.
Para investor kini berfokus terhadap peningkatan belanja modal, intensifikasi kompetisi, dan ekspansi kapasitas produksi yang mungkin tidak sepadan dengan pertumbuhan perolehan laba.
Investor institusi dan asing masing-masing melepas saham senilai 309,1 miliar won dan 2,92 triliun won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 3,13 triliun won.
Saham Samsung dan SK Hynix masing-masing terjun 6,92 persen dan 6,06 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace masing-masing anjlok 4,48 persen dan 3,19 persen.
Saham perusahaan galangan kapal Hanwha Ocean terjun bebas 22,65 persen usai bersama konsorsium Korea Selatan gagal memenangi tender proyek pengadaan kapal selam Kanada.
Saham perusahaan kosmetik Amorepacific meningkat 4,2 persen, sedangkan saham perusahaan minyak SK Innovation melambung 7,56 persen.
Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 2,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.528,2 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,63 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 27,1 poin, atau sekitar 0,31 persen, menjadi 8.803,9. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia, Thailand, dan Vietnam melemah, sedangkan Bursa Singapura, Indonesia, dan Filipina menguat.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 51 poin, atau sekitar 1,26 persen, menjadi 3.990,24. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melemah 119,43 poin, atau sekitar 0,51 persen, menjadi 23.496,89.