Tetra Pak Resmi Luncurkan Cartons for Communities: Satukan Sekolah, Komunitas hingga Pelaku Usaha dalam Misi Besar Selamatkan Lingkungan!
Oleh: Corri

Foto : istimewa
Pasardana.id - Tetra Pak mengumumkan peluncuran Cartons for Communities di Indonesia, sebuah platform kolaboratif yang bertujuan memperkuat pengumpulan dan daur ulang karton kemasan makanan dan minuman.
Dengan mempertemukan pengumpul, pendaur ulang, pelaku industri, sekolah, pemangku kepentingan pemerintah, komunitas, dan konsumen, inisiatif ini dirancang untuk membantu memperluas upaya pengumpulan serta mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi sirkular.
Inisiatif ini sejalan dengan agenda keberlanjutan Indonesia yang lebih luas, termasuk Peta Jalan Ekonomi Sirkular Nasional dan Rencana Aksi Nasional 2025–2045, serta berbagai upaya yang tengah dilakukan untuk memperkuat implementasi Extended Producer Responsibility (EPR).
Melalui dukungannya terhadap pengumpulan dan daur ulang karton kemasan makanan dan minuman, Cartons for Communities bertujuan membantu memperkuat upaya pemulihan material serta meningkatkan akses terhadap jaringan daur ulang di Indonesia.
Sebagai salah satu inisiatif keberlanjutan Tetra Pak di Indonesia, Cartons for Communities menghubungkan pemangku kepentingan di sepanjang rantai nilai daur ulang dan membantu meningkatkan akses terhadap jaringan pengumpulan.
Melalui platform ini, para pemangku kepentingan dapat:
-Bergabung dalam jaringan organisasi yang terus berkembang untuk mendukung pengumpulan dan daur ulang karton kemasan makanan dan minuman -Terhubung dengan mitra pengumpul, agregator, dan mitra daur ulang -Mengakses sumber daya dan informasi untuk mendukung partisipasi daur ulang serta kegiatan edukasi -Mengidentifikasi peluang untuk berkontribusi pada upaya pengumpulan dan pemulihan material di komunitas masing-masing -Menemukan titik pengumpulan karton terdekat -Mempelajari cara mengosongkan, memipihkan, dan memilah karton dengan benar agar dapat didaur ulang
Platform ini dibangun dari kolaborasi jangka panjang Tetra Pak sejak tahun 2005 dengan mitra daur ulang, pengumpul sampah, pelaku industri, sekolah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat ekosistem daur ulang karton di Indonesia.
Selama bertahun-tahun, upaya tersebut berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat, dukungan terhadap infrastruktur dan jaringan pemilahan serta pengumpulan, perluasan solusi dan kapasitas daur ulang, serta pengembangan pasar bagi produk hasil daur ulang.
Pada tahun 2025 saja, sekitar 4.847 ton karton minuman berhasil dikumpulkan dan didaur ulang di Indonesia, kemudian diolah menjadi berbagai produk seperti kertas, papan daur ulang, dan palet logistik.
Upaya ini didukung oleh jaringan mitra pengumpulan dan daur ulang, termasuk 57 pusat pengumpulan yang beroperasi di wilayah perkotaan Jawa dan Bali.
Fatma Nur Rosana, Sustainability Manager Tetra Pak Indonesia mengatakan, melalui Cartons for Communities, serta dengan dukungan komunitas dan para mitra, Tetra Pak bertujuan memperluas akses ke titik pengumpulan dan mempermudah proses daur ulang karton kemasan makanan dan minuman bagi masyarakat.
“Mendorong ekonomi sirkular dapat dicapai melalui kolaborasi aktif di seluruh rantai nilai daur ulang. Melalui Cartons for Communities, kami mempertemukan berbagai mitra, mulai dari bank sampah dan pendaur ulang hingga pelaku industri, sekolah, komunitas, pemangku kepentingan pemerintah, dan konsumen untuk mendukung upaya pengumpulan dan daur ulang. Dengan menghubungkan berbagai inisiatif yang telah ada dan mendorong partisipasi yang lebih luas, kami berharap dapat membantu memperkuat ekosistem daur ulang yang lebih berkelanjutan di Indonesia,” terang Fatma Nur Rosana, dalam keterangan resmi, Kamis (11/6).
Kemitraan dalam Program Cartons for Communities
Program Cartons for Communities bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di sepanjang rantai nilai untuk mendukung kegiatan edukasi dan pengumpulan di seluruh Indonesia.
Program ini berfokus pada empat kelompok mitra utama:
-Bank Sampah & Tempat Pengelolaan Sampah 3R (TPS3R) Bank Sampah dan TPS3R berperan sebagai pusat pengumpulan dan agregasi di tingkat lokal yang menerima, memilah, dan mengonsolidasikan karton kemasan makanan dan minuman dari rumah tangga maupun komunitas. Mereka membantu memastikan material ditangani dengan baik serta menghubungkan karton yang terkumpul ke pendaur ulang, sehingga mendukung alur material yang lebih efisien ke dalam sistem daur ulang.
-Sektor Informal Para pengumpul independen mendapatkan dukungan melalui pelatihan dan akses ke jaringan daur ulang, yang membantu meningkatkan cakupan pengumpulan sekaligus mendukung mata pencaharian mereka. Hal ini memperkuat pemulihan material secara keseluruhan dan menjaga lebih banyak karton tetap berada dalam siklus daur ulang.
-HORECA Hotel, restoran, dan kafe (HORECA) mendukung pemulihan material dalam jumlah besar melalui penerapan praktik pemilahan dan penyimpanan di lokasi operasional. Melalui keterlibatan staf dan rutinitas operasional, karton dipisahkan sejak sumbernya dan disiapkan untuk dikumpulkan, sehingga membantu mengintegrasikan praktik daur ulang ke dalam operasional bisnis sehari-hari.
-Sekolah Sekolah mendorong kebiasaan daur ulang melalui keterlibatan siswa dan guru, kampanye edukasi, serta sistem pengumpulan internal. Upaya ini tidak hanya mendukung pemulihan karton, tetapi juga membangun kesadaran lingkungan jangka panjang yang dapat menjangkau keluarga dan masyarakat sekitar. Program ini juga melibatkan mitra yang telah bekerja sama sebelumnya, termasuk YAPSI, ecoBali, Waste4Change, Armada Kemasan Nusantara (AKN), iLitterless, dan PastiKlola.
“Melalui kolaborasi kami dengan YAPSI, kami dapat melibatkan komunitas, pelaku usaha, universitas, dan dapur MBG dalam pengumpulan karton minuman. Selain meningkatkan jumlah material yang terkumpul, program ini juga membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang daur ulang dan mendorong lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah yang bertanggung jawab di lingkungan mereka,” jelas Nugraha Wijayanto dari TPS3R Mulyoagung Bersatu, Malang.
Suratmin dari TPS3R Turus Maju Gurah, Kediri mengatakan, “Kemitraan kami dengan YAPSI telah membantu memperkuat kegiatan pengumpulan melalui pelatihan, dukungan peralatan, dan tambahan pendapatan bagi operasional TPS3R. Dengan dukungan tersebut, kami dapat memperluas jaringan pengumpulan untuk menjangkau lebih banyak rumah tangga, sekolah, dan mitra komunitas, sekaligus meningkatkan jumlah karton minuman yang dialihkan dari tempat pembuangan ke proses daur ulang.”
Dari sektor swasta, FINNS Beach Club Bali turut membagikan perspektif keberlanjutannya: “Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan kami, kami terus meningkatkan pengelolaan sampah melalui praktik pemilahan yang lebih baik dan bertanggung jawab, termasuk pemilahan khusus karton minuman untuk didaur ulang secara tepat. Kami percaya bahwa keberlanjutan dibangun melalui tindakan sehari-hari yang konsisten, dan melalui komitmen internal yang kuat serta kolaborasi dengan berbagai mitra, kami ingin menciptakan dampak positif sekaligus menginspirasi industri perhotelan di Bali untuk berkontribusi terhadap lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.”
Fatma menambahkan, Tetra Pak mengajak pelaku industri, peritel, operator HORECA, sekolah, komunitas, organisasi pengelola sampah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk bergabung dalam platform ini guna memperkuat upaya pengumpulan dan daur ulang karton kemasan makanan dan minuman di Indonesia.
Organisasi yang tertarik untuk berkontribusi dapat terhubung dengan Cartons for Communities dan mengeksplorasi peluang kemitraan melalui platform tersebut.
“Membangun ekonomi sirkular membutuhkan tanggung jawab bersama dan kolaborasi jangka panjang. Kami mengundang lebih banyak organisasi, pelaku industri, sekolah, komunitas, dan individu untuk bergabung dalam Cartons for Communities dan berperan aktif dalam memperkuat upaya pengumpulan dan daur ulang karton kemasan makanan dan minuman di seluruh Indonesia,” tandas Fatma.





