libur panjang|idul adha|penumpang kereta api|PT KAI

Libur Panjang Idul Adha, Penumpang Kereta Api Tembus Hampir 700 Ribu Pelanggan

Oleh: Ronal

29 Mei 2026, 12:06
Libur Panjang Idul Adha, Penumpang Kereta Api Tembus Hampir 700 Ribu Pelanggan

Foto : istimewa

Pasardana.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI), selama libur panjang telah melayani 369.457 pelanggan setianya.

Pihak manajemen melaporkan, penjualan tiket perjalanan kini telah mencapai 1.008.122 lembar tiket.

Data terbaru, pemesanan tiket telah tercatat pada Kamis, 28 Mei 2026 secara 'realtime'.

Lonjakan mobilitas masyarakat terjadi karena libur Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah berdekatan dengan Hari Lahir Pancasila.

Anne Purba, selaku Vice President Corporate Communication KAI mengatakan, antusiasme masyarakat sangat tinggi sejak libur hari pertama.

Masyarakat memilih kereta api karena waktu tempuh perjalanan lebih pasti dan suasana stasiun sangat nyaman.

Long weekend kali ini menunjukkan kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian antarkota. Selain lebih praktis dan nyaman, perjalanan menggunakan kereta api juga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih santai sehingga pelanggan dapat menikmati momen liburan dengan lebih menyenangkan,” beber Anne.

Masih dalam pola perjalanan yang sama, para pelanggan KAI terlihat menyebar secara merata menuju Pulau Jawa dan juga Pulau Sumatra.

Yogyakarta, Bandung, Semarang, Solo, hingga Surabaya masih menjadi tujuan utama bagi sebagian besar masyarakat.

Puncak keberangkatan tercatat pada 26 Mei 2026 dengan total mencapai 214.349 orang dalam satu hari.

Volume pengguna jasa kereta api tersebut tetap stabil di atas 100.000 pelanggan setiap harinya.

Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir menjadi dua titik keberangkatan paling favorit di wilayah Jakarta.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kawasan ibu kota masih menjadi pusat mobilitas terbesar saat liburan.

Sementara itu, Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya menyatakan, perusahaan terus memperkuat inovasi pelayanan digital.

Salah satu layanan yang paling banyak digunakan ialah fitur Face Recognition pada gerbang boarding.

“Transformasi digital akan terus kami kembangkan untuk menghadirkan perjalanan yang semakin aman, nyaman, efisien, dan relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat saat ini,” kata Wisnu.

Berita Terkini

See More