Optimis Hadapi El Nino, Wamentan Sebut Stok Beras Dalam Kondisi Cukup
Oleh: Ronal

Foto : istimewa
Pasardana.id - Kementerian Pertanian (Kementan) optimis produksi dan ketersediaan beras nasional dalam menghadapi potensi El Nino di pertengahan tahun tetap terjaga.
Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono mengatakan, pemerintah juga telah melakukan langkah antisipasi sejak awal tahun.
Hal tersebut sebagai respon setelah adanya peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Saat ini kami fokus agar produksi tidak turun,” kata Sudaryono dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah di Jakarta, Senin (25/5), sebut laporan Antara.
Dijelaskan Sudaryono, upaya antisipasi dilakukan melalui pompanisasi, pipanisasi, dan pembangunan sumur bor untuk memastikan lahan tetap dapat ditanami saat musim kering.
Selain itu, Kementan juga mendorong peningkatan indeks pertanaman guna mengoptimalkan frekuensi tanam dan panen dalam setahun.
Menurut Sudaryono, pemerintah berupaya meningkatkan indeks pertanaman mendekati dua kali tanam dan dua kali panen dalam setahun atau IP200.
Kata dia, rata-rata frekuensi panen nasional saat ini masih belum mencapai dua kali dalam setahun sehingga perlu terus ditingkatkan.
Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi skenario terburuk dengan memastikan cadangan beras nasional tetap aman.
Sudaryono menyebut, stok beras di gudang Bulog saat ini mencapai sekitar 5,3 juta ton, ditambah potensi produksi atau standing crop hampir 12 juta ton serta stok beras di masyarakat sekitar 12 juta ton.
“Sehingga stok di masyarakat sekitar 28 juta ton. Jika dibagi dengan konsumsi per bulan, maka ketahanan stok kita mencapai sekitar 10,8 bulan atau hampir 11 bulan,” tutur dia.
Dirinya pun optimis, durasi El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga enam bulan masih dapat diantisipasi dengan kondisi cadangan pangan yang tersedia.
“Sejauh ini ketersediaan bahan pangan kita, khususnya beras, dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tukas Sudaryono.





