rapat terbatas|Presiden Prabowo|nilai tukar rupiah|dolar as|Gubernur BI Perry Warjiyo

Usai Ratas Dengan Presiden, Bos BI Optimis Rupiah Kembali Stabil

Oleh: Ronal

19 Mei 2026, 00:07
Usai Ratas Dengan Presiden, Bos BI Optimis Rupiah Kembali Stabil

Foto : istimewa

Pasardana.id - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo belum bisa memastikan kapan nilai tukar (kurs) rupiah akan kembali bergerak stabil.

Meski begitu, dirinya optimis kalau nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bakal kembali stabil.

"Yakin stabil," ujar Perry, usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/5).

Saat ini, rupiah dipandang masih berada dalam situasi di bawah nilai wajarnya (undervalued).

Menurut Perry, rupiah sedang menghadapi tekanan karena pola musiman yang berlangsung pada April hingga Juni terkait permintaan dolar dalam jumlah besar.

Permintaan tersebut meliputi kebutuhan ibadah haji hingga pembayaran dividen perusahaan.

Selanjutnya, tekanan pada rupiah akan mulai mereda dan pola bergeser ke arah penguatan.

“Mulai Juli, Agustus, dan September rupiah akan menguat. Keseluruhan tahun kami masih yakini rata-rata nilai tukar rupiah masih dalam kisaran APBN yang paling tinggi adalah Rp 16.800,” jelas Perry.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas yang membahas sektor ekonomi, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah.

Rapat tersebut dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan rampung pada pukul 18.00 WIB.

Rapat dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, hingga Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Sebagai informasi, nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan Senin (18/5), melemah jadi Rp17.668 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.597 per dolar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level Rp17.666 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.496 per dolar AS.

Berita Terkini

See More