Wall Street Menguat Dipicu Harapan Perdamaian AS-Iran

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Senin (6/4/2026) dipicu harapan perdamaian Amerika Serikat-Iran.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, naik 165,21 poin, atau sekitar 0,36 persen, menjadi 46.669,88. Indeks S&P 500 meningkat 29,14 poin, atau sekitar 0,44 persen, menjadi 6.611,83. Indeks komposit Nasdaq menguat 117,16 poin, atau sekitar 0,54 persen, menjadi 21.996,34.

AS dan Iran telah menerima kerangka kerja renca penghentian permusuhan, namun Iran menolak untuk langsung membuka blokade Selat Hormuz usai Presiden AS Donald Trump mengancam akan melakukan serangan ke Teheran apabila kesepakatan tidak tercapai pada Selasa (7/4/2026).

Data ekonomi yang dirilis Senin menunjukkan sektor jasa AS berekspansi dengan laju yang lebih lambat dari perkiraan pada Maret, meskipun lapangan kerja di sektor tersebut mengalami kontraksi dan harga yang dibayarkan, sebagai indikator inflasi, melonjak ke level tertinggi sejak Oktober 2022.

Dari 11 sektor utama indeks S&P 500, indeks layanan komunikasi mencatatkan peningkatan persentase tertinggi, sedangkan indeks utilitas sebaliknya.

Saham sektor perjalanan dan hiburan, aerospace dan pertahanan, serta pembangunan rumah menguat.

Saham Soleno Therapeutics meroket 32,3 persen usai Neurocrine Biosciences sepakat untuk mengakuisisi perusahaan farmasi tersebut secara tunai.

Meningkatnya harga bitcoin membuat saham perusahaan perdagangan mata uang kripto menguat. Saham Coinbase dan Strategy masing-masing meningkat 1,9 persen dan 6,6 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik dalam terbatasnya volume perdagangan saat berlangsungnya libur Paskah. Harga emas untuk pengiriman April 2026 naik 0,1 persen menjadi US$4.684,3 per ons.

Nilai tukar dolar AS stabil dengan indeks dolar AS minim perubahan dari sesi sebelumnya.

Bursa-bursa utama Eropa masih tutup seiring berlangsungnya libur Easter Monday.