Indeks Kospi Merosot 2,29 Persen

Oleh: Rezy

12 Mei 2026, 14:31
Indeks Kospi Merosot 2,29 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 179,09 poin, atau sekitar 2,29 persen, pada Selasa (12/5/2026), menjadi 7.643,15.

Volume perdagangan mencapai 1,02 juta saham senilai 66,6 triliun won atau sekitar US$44,8 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 731 berbanding 145.

Angka indeks mengakhiri reli yang sebelumnya berlangsung lima sesi beruntun akibat aksi ambil untung yang dilakukan para investor.

“Reli indeks Kospi terutama dipicu kinerja saham large-cap semikonduktor, yang diakhiri dengan aksi ambil untung para investor,” jelas Lee Kyoung-Min, analis Daishin Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 5,6 triliun won dan 1,2 triliun won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 6,68 triliun won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing merosot 2,28 persen dan 2,39 persen. Saham perusahaan investasi AI SK Square dan perusahaan perdagangan Samsung C&T masing-masing anjlok 5,14 persen dan 3,76 persen.

Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution dan Samsung SDI masing-masing terjun 5,34 persen dan 8,04 persen. Saham perusahaan manufaktur peralatan elektronik HD Hyundai Electric dan LS Electric masing-masing anjlok 3,89 persen dan 4,93 persen, sedangkan saham Samsung Electro-Mechanics melambung 6,44 persen.

Saham perusahaan galangan kapal Hanwha Ocean dan HD Korea Shipbuilding masing-masing berkontraksi 6,51 persen dan 2 persen, sementara saham HD Korea Shipbuilding melonjak 3,21 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 17,5 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.489,9 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 1,18 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 31,1 poin, atau sekitar 0,36 persen, menjadi 8.670,7. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, Thailand, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Malaysia dan Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 10,53 poin, atau sekitar 0,25 persen, menjadi 4.214,49.

Berita Terkini

See More