Otoritas Jasa Keuangan (OJK)|Return on Investment (ROI)|Dana Pensiun

Dana Pensiun Tertekan! OJK Sebut Gejolak Global dan Turunnya Yield Gerus ROI hingga 0,02%

Oleh: Harry

16 Mei 2026, 20:29
Dana Pensiun Tertekan! OJK Sebut Gejolak Global dan Turunnya Yield Gerus ROI hingga 0,02%

Foto : istimewa

Pasardana.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan, berdasarkan data posisi Maret 2026, Return on Investment (ROI) dana pensiun tercatat sebesar 0,02%, menurun dibandingkan Maret 2025 yang sebesar 0,70%.

Penurunan tersebut antara lain dipengaruhi oleh meningkatnya risiko geopolitik global yang memberikan tekanan terhadap pasar keuangan domestik, serta penurunan tingkat suku bunga yang berdampak pada menurunnya yield investasi, khususnya pada instrumen pasar uang dan pendapatan tetap yang masih mendominasi portofolio investasi dana pensiun.

Demikian disampaikan Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun, dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/5).

“Meskipun demikian, dengan pertumbuhan ekonomi domestik yang masih positif dan inflasi yang relatif terjaga, kinerja ROI dana pensiun pada tahun 2026 masih diperkirakan tetap mampu tumbuh positif, meski pencapaiannya akan sangat dipengaruhi oleh dinamika pasar global dan domestik,” jelas Ogi.

Ke depan, lanjutnya, tantangan utama industri dana pensiun antara lain berasal dari volatilitas pasar keuangan, perubahan suku bunga, tekanan geopolitik, serta potensi kenaikan inflasi yang dapat memengaruhi nilai wajar instrumen investasi.

Ditambahkan, selain faktor eksternal, strategi alokasi aset masing-masing dana pensiun juga menjadi faktor penting dalam menentukan pencapaian ROI, mengingat setiap dana pensiun memiliki profil liabilitas dan risk appetite yang berbeda.

“Oleh karena itu, industri perlu terus memperkuat manajemen risiko, menjaga prinsip kehati-hatian dalam penempatan investasi, serta melakukan diversifikasi portofolio agar ketahanan dan keberlanjutan hasil investasi tetap terjaga,” tandasnya.

Berita Terkini

See More