ANALIS MARKET (07/4/2026): IHSG Diperkirakan Menguat

Foto: Ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup lebih tinggi pada hari Senin (6 April): Dow +0.36%, S&P 500 +0.44%, dan Nasdaq +0.54%. S&P 500 mencatatkan kenaikan untuk hari keempat berturut-turut, didorong oleh harapan akan tercapainya gencatan senjata antara AS dan Iran. Imbal hasil Treasury AS 10-tahun naik 0.60% menjadi 4.331%, sementara Indeks Dolar AS turun 0.05% menjadi 99.98.

Pasar komoditas juga ditutup sebagian besar lebih tinggi pada hari Senin (6 April): WTI crude naik 0.78% menjadi USD 112.41/barel, Brent crude meningkat 0.68% menjadi USD 109.77/barel, batubara tidak mengalami
perubahan di USD 139.30/ton, CPO naik 0.42% menjadi MYR 4,811/ton, dan harga emas turun 0.58% menjadi USD 4,650/ons.

Pasar saham Asia ditutup dengan pergerakan yang bervariasi pada hari Senin
(6 April): Hang Seng tidak berubah, Nikkei melonjak 1.81%, dan Shanghai juga
tidak berubah. Indeks JCI turun 0.53% menjadi 6,989.43, dengan aliran keluar
bersih asing sebesar IDR 622.9 miliar, terdiri dari IDR 611.3 miliar penjualan
bersih di pasar reguler dan IDR 11.6 miliar di pasar negosiasi. Penjualan bersih
asing terbesar di pasar reguler tercatat pada saham BBRI (IDR 350.6 miliar),
BMRI (IDR 148.9 miliar), dan BBCA (IDR 132.9 miliar), sementara pembelian
bersih asing terbesar tercatat pada saham PTRO (IDR 50.1 miliar), ADRO (IDR
35.7 miliar), dan BIPI (IDR 32.5 miliar). Saham-saham penggerak utama pada
hari tersebut adalah AMMN, MSIN, dan BUMI, sementara saham-saham yang
mengalami penurunan terbesar adalah DSSA, BREN, dan BYAN.

Adapun pada perdagangan Selasa (07/4) pagi hari ini, KOSPI (+2.51%) dan Nikkei (+0.67%) dibuka lebih tinggi.

"Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, Kami memperkirakan JCI akan bergerak menguat hari ini, didorong oleh
sentimen positif yang berkembang di pasar global dan regional," sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Selasa (07/4).