ANALIS MARKET (06/4/2026): IHSG Berpotensi Koreksi

Foto: Ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG minggu lalu ditutup turun 2.2%, disertai dengan net sell asing sebesar Rp864 Bn. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, BMRI, ANTM, PTRO dan CUAN.

Sementara itu, Indeks utama Wall Street ditutup beragam (mixed) pada akhir perdagangan Kamis (2/4), karena sinyal diplomatik dari Timur Tengah membantu menenangkan pasar di tengah ancaman Presiden AS Donald Trump tentang tindakan yang lebih keras terhadap Iran menjelang libur panjang akhir pekan. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,13%, S&P 500 naik 0,11% dan Nasdaq Composite menguat 0,18%. Sentimen lain setelah Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan sedang menyusun protokol dengan Oman untuk mengatur lalu lintas melalui Selat Hormuz dan Inggris mengatakan puluhan negara sedang membahas cara untuk mengakhiri krisis, meredakan kekhawatiran tentang gangguan berkepanjangan terhadap aliran minyak global. Harga minyak mentah untuk pengiriman Mei-26 melonjak, dengan minyak mentah AS naik 11% menjadi sekitar US$ 111/bbl. Sementara itu, Brent naik sekitar 7% mendekati US$ 108/bbl. Di sisi lain, investor kini memantau data inflasi terbaru dan laporan laba perusahaan awal minggu depan untuk menilai sejauh mana konflik memengaruhi pasar.

Di sisi lain, Bursa Asia menguat dengan kenaikan moderat setelah saham AS ditutup naik karena harapan bahwa perang Iran mulai menuju penyelesaian, dengan mayoritas bursa tutup untuk libur Jumat Agung. Indeks Nikkei 225 naik 1,26% dan Topix menguat 0,96%. Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan meningkat 2,74% dan Kosdaq bertambah 0,70%. Sedangkan, CSI 300 China turun 0,85% dan FTSE Malaysia melemah 0,16%. Di sisi lain, perdagangan di bursa AS juga akan tutup untuk libur Jumat Agung, meskipun pemerintah dijadwalkan untuk menerbitkan sejumlah data ekonomi, termasuk data nonfarm payrolls bulan Maret. Harga minyak sedikit turun dari level tertingginya setelah laporan bahwa Iran Menyusun draf protokol dengan Oman untuk memantau lalu lintas melalui Selat Hormuz. Ini akan mewajibkan para pengirim barang untuk membayar bea kepada Iran.

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Senin (06/4), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas menyebutkan, "IHSG berpotensi tes support kuat di 7000, dan jika break di bawah itu, bisa melanjutkan koreksi hingga 6850-6950 short term. Tapi sebaliknya, jika kuat bertahan di 7000, IHSG akan mengalami shortterm teknikal rebound. Diperkirakan Support IHSG: 6950-7000 dan Resist IHSG: 7070-7150."

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: MEDC, BRMS, ITMG, PTBA, ARCI, dan UNTR. 

Berikut ini rekomendasi trading sahamnya:

MEDC Spec Buy dengan area beli di 1575-1605, cutloss di bawah 1560. Target dekat di 1640-1680.

BRMS Spec Buy dengan area beli di 735, cutloss di bawah 725. Target dekat di 760-785.

ITMG Spec Buy dengan area beli di 27200-27325, cutloss di bawah 27200. Target dekat di 27725-28075.

PTBA Spec Buy dengan area beli di 2870-2910, cutloss di bawah 2870. Target dekat di 2950-2990.

ARCI Spec Buy dengan area beli di 1400-1410, cutloss di bawah 1375. Target dekat di 1435-1455.

UNTR Spec Buy dengan area beli di 30650-30750, cutloss di bawah 30650. Target dekat di 30900-31175.

Disclaimer on