See More

21 Mei 2026, 08:21
21 Mei 2026, 08:03

21 Mei 2026, 07:54

21 Mei 2026, 07:51

21 Mei 2026, 07:48

21 Mei 2026, 07:42
analisa market|FAC Sekuritas
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (29/4), IHSG ditutup menguat +28,83 poin (+0,41%) ke level 7.101,23.
IHSG berhasil mengalami teknikal rebound dan adanya aksi korporasi serta rilis LK Q1-26 yang direspon positif pelaku pasar.
Dari eksternal, terhambatnya negosiasi AS-Iran dan penutupan Selat Hormuz yang terus berlanjut telah memperkuat kekhawatiran inflasi, sehingga mendukung permintaan terhadap dolar sebagai safe haven.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup variatif, seperti DJIA (- 0,57%), S&P 500 (-0,04%), & Nasdaq (+0,04%). Federal Reserve memutuskan untuk menahan suku bunga.
Namun, terjadi perbedaan pandangan di mana beberapa presiden Fed regional menentang pelonggaran kebijakan, guna menekankan kekhawatiran yang berkelanjutan terhadap inflasi.
Di sisi lain, saham-saham defensif melemah di tengah kebuntuan situasi di Timur Tengah.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG hari ini diperkirakan bergerak variatif namun masih dibayangi kekhawatiran terkait pelemahan nilai tukar Rupiah, berlanjutnya modal asing keluar (outflow), dan tensi geopolitik di Timur Tengah yang masih tinggi,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Kamis (30/4).