Ekspor Bakal Tumbuh Moderat, Surplus Neraca Dagang Bisa Lebih Sempit

foto: dok. Bank Mandiri

Pasardana.id - Neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar US$0,95 miliar.

Angka itu turun dari surplus pada Desember 2025 yang mencapai US$2,51 miliar.

Catatan surplus tersebut sejalan dengan ekspor Indonesia pada Januari 2026 yang naik 3,39% yoy menjadi US$22,2 miliar (vs 11,64% Des-25).

Di sisi lain, nilai impor pada Januari 2026 mencapai US$21,2 miliar atau naik 18,21% yoy.

Melihat data itu, Office of Chief Economist Bank Mandiri menilai, ke depan, neraca perdagangan Indonesia sepanjang 2026 diperkirakan masih mencatat surplus.

"Namun dengan ruang surplus yang lebih sempit dibandingkan tahun sebelumnya," katanya, Rabu (4/3/2026).

Bank Mandiri juga memprediksi pertumbuhan ekspor cenderung moderat akibat perlambatan permintaan global.

Sementara impor berpotensi meningkat lebih kuat didorong oleh kebutuhan bahan baku industri, komitmen perdagangan bilateral, serta potensi kenaikan harga energi global.