ANALIS MARKET (25/3/2026): IHSG Berpotensi Melanjutkan Kenaikan
Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG sebelum libur panjang kemarin (17/3) ditutup naik 1.2%, disertai dengan net buy asing sebesar Rp 155 Bn. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah EMAS, AADI, TLKM, ITMG dan ARCI.
Sementara itu, Indeks saham utama di Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa (24/3). Indeks Dow Jones turun 0,18%, S&P 500 melemah 0,37%, dan Nasdaq terkoreksi 0,84%. Di sisi lain, investor berharap adanya kemajuan pembicaraan antara AS dan Iran untuk meredakan konflik. Presiden AS Donald Trump menyatakan negosiasi berjalan dengan pihak yang tepat dan Iran disebut sepakat tidak akan memiliki senjata nuklir. Namun di sisi lain, laporan mengenai rencana pengiriman tambahan ribuan pasukan AS ke Timur Tengah memicu kekhawatiran bahwa konflik bisa berkepanjangan dan mendorong harga energi tetap tinggi. Di sektor industri, saham energi menjadi penopang utama dengan kenaikan 2,05%, seiring kenaikan harga minyak. Sedangkan, sektor komunikasi memimpin pelemahan dengan turun 2,5%, diikuti sektor teknologi yang turun 0,76%. Dari sisi emiten, saham Jefferies naik 2,5% setelah muncul laporan rencana akuisisi oleh Sumitomo Mitsui Financial Group. Sebaliknya, saham Estee Lauder anjlok 9,8% setelah perusahaan mengungkapkan pembicaraan merger dengan grup kecantikan Spanyol, Puig Brands. Kekhawatiran di sektor kredit swasta juga kembali mencuat setelah Ares Management dan Apollo Global Management membatasi penarikan dana investor akibat lonjakan permintaan pencairan. Saham Ares turun 1%, sementara Apollo naik tipis 0,7%.
Di sisi lain, Bursa saham Asia Pasifik meningkat pada perdagangan saham Selasa (24/3). Kenaikan tersebut seiring tanda-tanda de-eskalasi konflik di Timur Tengah menekan harga minyak dan wall street melesat. Indeks Kospi Korea Selatan melonjak 2,7% dan Kosdaq menguat 2,2%. Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 1,4% dan Topix menguat 2,1% setelah tingkat inflasi utama Jepang menurun untuk bulan keempat berturut-turut pada bulan Februari. Hal ini karena ekonomi mendingin berkat stabilisasi harga pangan dan subsidi bahan bakar. Indeks harga konsumen turun menjadi 1,3% bulan lalu, menurut data yang dirilis oleh Biro Statistik Jepang pada hari Selasa, menandai angka terendah sejak Mar-22 dan di bawah target bank sentral sebesar 2%, turun dari 1,5% pada bulan Januari. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,2%, Hang Seng Hong Kong naik 2,8%, dan CSI 300 naik 1,3%. Sedangkan, indeks Taiex Taiwan melemah 0,3% dan FTSE Malay KLCI turun 0,7%.
Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Rabu (25/3), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas menyebutkan, “IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini. Support IHSG: 6950-7000 dan Resist IHSG: 7170-7300.”
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: ARCI, BULL, MEDC, TOBA, KLBF, dan SCMA.
Berikut ini rekomendasi trading sahamnya;
ARCI Spec Buy dengan area beli di 1555-1600, cutloss di bawah 1550. Target dekat di 1625-1670.
BULL Spec Buy dengan area beli di 308-318, cutloss di bawah 298. Target dekat di 326-332.
MEDC Spec Buy dengan area beli di 1755-1780, cutloss di bawah 1750. Target dekat di 1820-1865.
TOBA Spec Buy dengan area beli di 515-525, cutloss di bawah 510. Target dekat di 550-580.
KLBF Spec Buy dengan area beli di 960-980, cutloss di bawah 950. Target dekat di 1000-1040.
SCMA Spec Buy dengan area beli di 260-270, cutloss di bawah 250. Target dekat di 288-304.
Disclaimer on

