ANALIS MARKET (16/3/2026): IHSG Diproyeksikan Kembali Melemah
Pasardana.id – Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, diperdagangan sebelumnya (13/3), IHSG turun lebih dari 3% ke level 7,100 likuiditas cukup kecil dengan transaksi value Rp12 Triliun, karena meningkatnya sentimen risk-off global yang dipicu oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan melonjaknya harga minyak meningkatkan kekhawatiran atas inflasi dan perlambatan ekonomi global, mendorong investor menghindari aset berisiko.
Sementara itu, Indeks Saham AS melemah tipis, dengan S&P 500 -0.61%, Nasdaq -0.93%, Dow Jones -0.26%.
Pekan ini, perhatian pasar keuangan tertuju pada keputusan Federal Reserve yang diprediksi akan mempertahankan suku bunga di level 3,50%-3.75%, sembari menanti sinyal dari Jerome Powell mengenai risiko inflasi akibat gangguan pasokan minyak dari ketegangan AS-Iran.
Selain rilis data ekonomi AS yang diperkirakan melambat—seperti PPI, produksi industri, dan sektor perumahan—investor juga menantikan konferensi GTC Nvidia untuk melihat arah masa depan teknologi AI.
Di internasional, bank sentral Kanada diprediksi menahan suku bunga sementara Brasil kemungkinan besar akan memangkasnya sebesar 25bps, diiringi rilis data ekonomi penting dari Argentina dan Chile yang turut melengkapi kalender ekonomi global yang padat.
Dari sektor Komoditas, Harga minyak mentah naik seiring blokade Selat Hormuz yang mengancam sekitar 20% pasokan global di tengah meningkatnya ketegangan AS–Iran.
Harga emas turun karena penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil Treasury, didorong oleh memudarnya harapan pemangkasan suku bunga.
Harga tembaga melemah akibat penguatan dolar AS dan berkurangnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut, IHSG hari ini diproyeksikan kembali melemah karena ketegangan di timur tengah kembali naik dengan support IHSG di level 6900. Harga Brent Oil menguat pada pagi ini menguat 1.5%,” sebut analis KISI dalam riset Senin (16/3).
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu;
-ADMR (Trading Buy)
Entry: 1890-1940 Target Price: 2060 & 2160 Support: 1845
ADMR Rebound di EMA60 dan membentukl Higher Low
-BUVA (Trading Sell)
Support 1: 870; Resistance 1: 1,050
Support 2: 795; Resistance 2:1,145
Disclaimer: Tulisan ini bersifat edukasi, bukan ajakan menjual/membeli efek tertentu. Analisa kembali sebelum melakukan keputusan transaksi.

