Siap Kuasai Pasar 2026, Zurich Geber Inovasi Proteksi Kesehatan dan Dorong Akses Proteksi Makin Luas

foto: istimewa

Pasardana.id - Zurich Indonesia menegaskan komitmennya menjadi penggerak pertumbuhan industri melalui inovasi produk kesehatan, perluasan akses proteksi lintas segmen, dan kemitraan distribusi yang semakin luas.

Portofolio health Zurich menunjukkan tren pertumbuhan yang solid sejak 2026, didukung solusi yang relevan, fleksibel, dan mudah dipahami serta rangkaian inisiatif yang mendekatkan perlindungan ke lebih banyak keluarga Indonesia.

Memasuki 2026, industri asuransi Indonesia berada dalam fase penting. Implementasi regulasi baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut memperkuat tata kelola, transparansi, dan praktik manajemen risiko industri.

Sejalan dengan proyeksi OJK terhadap pertumbuhan aset asuransi di tahun 2026 mencapai 5-7%, Zurich Indonesia menegaskan kesiapan untuk menjadi salah satu penggerak utama transformasi industri melalui inovasi proteksi kesehatan dan perluasan akses asuransi.

“Kami melihat industri asuransi kesehatan memasuki fase pertumbuhan yang lebih matang, didukung oleh regulasi yang semakin kuat dan meningkatnya literasi masyarakat. Momentum awal tahun hingga Ramadhan-Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk mendorong inovasi dan memperluas akses proteksi agar semakin banyak keluarga Indonesia terlindungi secara berkelanjutan,” terang Country Manager Zurich Indonesia dan Presiden Direktur PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, Edhi Tjahja Negara, dalam keterangan tertulis, Selasa (10/3).

Sejalan dengan itu, Pengamat Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda, menilai prospek asuransi pada 2026 tetap menjanjikan, ditopang oleh kesadaran tentang asuransi yang membaik serta kebutuhan proteksi yang terus berubah.

“Fundamental industri asuransi Indonesia terus menguat dengan peningkatan aset yang dikelola. Penguatan regulasi dan peningkatan pengawasan mendorong tata kelola industri yang lebih baik, sehingga berkontribusi langsung terhadap peningkatan kepercayaan publik. Dinamika risiko kesehatan dan ekonomi global juga membuat masyarakat semakin sadar akan pentingnya untuk memiliki suatu proteksi yang menyeluruh, yang akan berkontribusi positif terhadap peluang ekspansi industri asuransi pada 2026,” tambah Nailul.

Sementara itu, kinerja perlindungan kesehatan di Zurich menunjukkan kenaikan signifikan pada Januari 2026. 

Di lini konvensional, asuransi kesehatan kelompok, Medicillin, mencatatkan pertumbuhan gross written premium (GWP) mencapai 40% year-on-year (yoy).

Asuransi kesehatan individu, Zurich Optimal Health Assurance (ZOHA), juga mengalami penguatan GWP dengan tumbuh lebih dari 20% yoy.

Tidak berhenti sampai di situ, inovasi produk perlindungan kesehatan khusus penyakit kritis, Zurich Critical Care, juga berhasil menarik perhatian masyarakat sejak awal peluncuran di awal tahun ini.

Direktur PT Zurich Topas Life (Zurich Life), Fred Chan, menambahkan, “Kinerja produk asuransi kesehatan Zurich menunjukkan tren yang positif, didorong oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap proteksi. Oleh karena itu, Kami memperkuat ZOHA untuk proteksi kesehatan yang komprehensif sekaligus fleksibel, dan menghadirkan Zurich Critical Care (ZCC) yang sebagai pelengkap solusi penyakit kritis yang ringkas namun menyeluruh”.

Di lini syariah, Zurich menegaskan komitmen inklusi asuransi kesehatan melalui solusi mikro dengan manfaat lebih spesifik dan premi terjangkau.

Produk asuransi kesehatan mikro, yang terdiri atas Mikro Demam Berdarah, Mikro Tifus, dan Mikro Hospital Cash Plan, mencatat pertumbuhan kuat mencapai lebih dari 40%.

Untuk lebih mendorong inklusi hingga ekosistem keluarga dan pendidikan, Zurich Syariah juga mengenalkan beasiswa berproteksi (Perlindungan Diri Pelajar), yang berfungsi sebagai door-opener untuk memperkenalkan konsep proteksi syariah sejak dini, dan menumbuhkan kepercayaan terhadap produk asuransi yang sederhana namun relevan dengan kebutuhan sehari-hari.

“Kami melihat momentum pertumbuhan ini sebagai cerminan kesadaran masyarakat yang semakin menguat terhadap perlindungan yang sesuai dengan prinsip syariah, untuk ketenangan finansial bagi keluarga. Produk mikro syariah menjadi solusi yang inklusif karena menghadirkan perlindungan dengan kontribusi yang terjangkau dan proses yang sederhana,” ujar Direktur Utama PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah), Hilman Simanjuntak.

Sebagai bagian dari upaya dalam mendorong inklusi asuransi, Zurich mengoptimalkan momentum Idulfitri ini dengan memberikan Asuransi Kecelakaan Diri gratis bagi 1500 pemudik di seluruh Indonesia.

Program ini memberikan perlindungan terhadap risiko selama perjalanan mudik selama periode 17 – 26 Maret 2026 dan dapat diperoleh melalui situs web https://bit.ly/FreePA2026 hingga 13 Maret 2026.

Ke depan, Zurich akan terus memperkuat inovasi berbasis kebutuhan nasabah, menjaga tata kelola yang kokoh, dan memperluas kolaborasi agar lebih banyak masyarakat Indonesia memperoleh perlindungan yang tepat sasaran.

“Zurich berkomitmen untuk terus menjadi mitra perlindungan terpercaya bagi masyarakat Indonesia, dengan solusi yang relevan secara berkelanjutan, untuk ketangguhan masyarakat hari ini hingga masa depan,” tutup Edhi.