OJK-BEI–KSEI-MSCI Inc. Lanjutkan Dialog: Emiten Siap-siap! Aturan Free Float Digandakan, Data Investor Bakal Dibuka Lebih Dalam

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Menindaklanjuti masukan dari MSCI Inc. (MSCI) serta sebagai bagian dari agenda yang lebih luas dan tegas untuk memperkuat kredibilitas, integritas, dan transparansi pasar modal Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyelenggarakan pertemuan secara daring dengan MSCI untuk membahas beberapa inisiatif sebagai berikut:

1.Perluasan keterbukaan data kepemilikan saham.

Keterbukaan data kepemilikan saham tidak lagi terbatas pada kepemilikan di atas 5%. BEI akan menambahkan pengungkapan kepemilikan saham di atas 1% yang disampaikan secara bulanan, guna semakin meningkatkan transparansi pasar.

2.Penyempurnaan klasifikasi investor dalam Single Investor Identification (SID).

Saat ini, SID mengenal 9 jenis investor. KSEI akan berkolaborasi dengan pelaku pasar untuk menambahkan sejumlah data fields guna meningkatkan granularitas data. Penyempurnaan ini akan dilakukan melalui penambahan 27 klasifikasi investor sebagai subkategori pada jenis investor Corporate (CP) dan Others (OT) dalam SID.

3.Peningkatan ketentuan minimum free float.

Sebagai kelanjutan dari upaya pendalaman pasar dan penyelarasan dengan delapan rencana aksi percepatan reformasi integritas pasar modal Indonesia, ketentuan minimum free float akan ditingkatkan dari 7,5% menjadi 15%. Peningkatan tersebut akan diterapkan secara bertahap.

“Seluruh inisiatif tersebut ditargetkan untuk dapat diselesaikan sebelum akhir April 2026. Ke depan, BEI dan KSEI dengan arahan OJK, menegaskan komitmen untuk terus menjaga keterlibatan yang tepat waktu, proaktif, dan konstruktif dengan MSCI. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan peningkatan nyata terhadap transparansi pasar serta semakin memperkuat daya saing pasar modal Indonesia di tingkat global,” tulis Kautsar Primadi Nurahmad selaku Sekretaris Perusahaan PT BEI dalam keterangan tertulis, Kamis (05/2).