Wall Street Menguat Dipicu Lonjakan Saham Teknologi

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Senin (2/2/2026) dipicu melonjaknya saham sektor teknologi.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, melonjak 515,19 poin, atau sekitar 1,05 persen, menjadi 49.407,66. Indeks S&P 500 naik 37,41 poin, atau sekitar 0,54 persen, menjadi 6.976,44. Indeks komposit Nasdaq meningkat 130,29 poin, atau sekitar 0,56 persen, menjadi 23.592,11.

Saham Alphabet melonjak 1,9 persen mencapai rekor, saham Amazon meningkat 1,5 persen. Kedua perusahaan akan merilis laporan perolehan laba kuartalan pekan ini.

Saham yang berhubungan dengan teknologi kecerdasan buatan juga menguat. Saham SanDisk meroket 15,4 persen, sedangkan saham Advanced Micro Devices dan Micron Technology masing-masing melambung 4 persen dan 5,5 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman April 2026 turun 1,9 persen menjadi US$4.652,6 per ons. Indeks dolar AS naik 0,63 persen.

Bursa saham Eropa menguat pada Senin, dengan indeks STOXX 600 Eropa meningkat 1 persen, seiring melonjaknya saham sektor finansial dan kesehatan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melonjak 118,02 poin, atau sekitar 1,15 persen, menjadi 10.341,56. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 258,71 poin, atau sekitar 1,05 persen, menjadi 24.797,52.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 234,3 poin, atau sekitar 1,31 persen, menjadi 18.115,2. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, naik 54,64 poin, atau sekitar 0,67 persen, menjadi 8.181,17.

Nilai tukar poundsterling terhadap dolar AS berada di kisaran 1,3668 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1589 euro per pound.