Presiden Instruksikan Proyek Sampah Jadi Listrik Rampung 2 Tahun Lagi
Pasardana.id – Merespon atas status Indonesia darurat sampah, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan untuk mempercepat proyek mengubah sampah menjadi listrik atau waste to energy (WTE), yang diperkirakan akan mulai beroperasi 2028 mendatang.
Saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, Prabowo mengatakan, proyek ini merupakan siasat pemerintah untuk mengatasi seluruh tempat pembuangan akhir (TPA) yang akan mengalami kelebihan muatan pada 2028.
“Ini saya minta groundbreaking berapa bulan ini dilaksanakan. Ini kita perkirakan 2 tahun lagi segera berfungsi,” kata Prabowo di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2).
Sementara itu, pemerintah di tahun ini berencana memulai 34 proyek pembangunan WTE di 34 kabupaten/kota.
Nilai investasi proyek itu mencapai 3,5 miliar dollar Amerika Serikat (AS) atau Rp 58 triliun.
Menurut Kepala Negara, beberapa kabupaten/kota memang sudah seharusnya memiliki tempat pengolahan WTE.
Bahkan, kata Prabowo, pemerintah juga mendapatkan sejumlah daerah sudah berinisiatif mengolah sampah menjadi sumber energi.
Ia melihat, pemerintah pusat dan daerah harus gotong royong menyelesaikan persoalan sampah.
“Tetapi kita tidak boleh menunggu. Karena itu, bila perlu demi kepentingan rakyat, pemerintah pusat yang akan memimpin,” tegas Prabowo.

