Wall Street Menguat Dipicu Lonjakan Saham Teknologi

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Selasa (24/2/2026) dipicu lonjakan saham sektor teknologi.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, naik 370,44 poin, atau sekitar 0,76 persen, menjadi 49.174,5. Indeks S&P 500 meningkat 52,32 poin, atau sekitar 0,77 persen, menjadi 6.890,07. Indeks komposit Nasdaq melonjak 236,41 poin, atau sekitar 1,05 persen, menjadi 22.863,68.

Saham Advanced Micro Devices melambung 8,8 persen usai mengumumkan penjualan chip AI senilai US$60 miliar kepada Meta Platforms dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Saham Meta naik 0,3 persen.

Saham Keysight Technologies meroket 23,1 persen usai memperkirakan peningkatan perolehan laba pada kuartal kedua.

Saham Nvidia dan Microsoft masing-masing menguat 0,68 persen dan 1,18 persen. Saham Apple dan IBM masing-masing melonjak 2,24 persen dan 2,67 persen.

Indeks piranti lunak dan layanan S&P 500 meningkat 1,3 persen.

Saham perusahaan manufaktur mobil elektrik Tesla melonjak 2,39 persen.

Dari 11 sektor utama indeks S&P 500, sektor teknologi dan kebutuhan non primer konsumen memimpin penguatan yang terjadi. Sektor kesehatan sebaliknya mengalami pelemahan.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman April 2026 turun 0,9 persen menjadi US$5.176,3 per ons. Indeks dolar AS naik 0,1 persen.

Bursa saham Eropa menguat pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,2 persen, dipicu lonjakan saham sektor pertambangan dan utilitas.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 4,15 poin menjadi 10.680,59. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 5,72 poin menjadi 24.986,25.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melemah 99,2 poin, atau sekitar 0,54 persen, menjadi 18.189,5. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menguat 22,04 poin, atau sekitar 0,26 persen, menjadi 8.519,21.

Nilai tukar poundsterling terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,3495 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1459 euro per pound.