Menkop Mau Alfamart-Indomaret Stop Ekspansi ke Pedesaan

Foto : istimewa

Pasardana.id – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengimbau kepada ritel modern Seperti Alfamart dan Indomaret menghentikan ekspansinya di wilayah perdesaan.

Menurut Menkop, pembatasan (ekspansi) tersebut bertujuan untuk memperkuat posisi Koperasi Desa (KopDes) Merah Putih sebagai penggerak utama ekonomi lokal di desa agar tidak tergerus oleh persaingan ritel modern.

Ia menilai, dominasi ritel modern di pelosok justru menjadi "penyedot" likuiditas desa ke kota. Sebaliknya, Menkop mendorong KopDes Merah Putih untuk mengambil alih peran tersebut agar perputaran uang tetap berada di tangan masyarakat lokal.

"Saya bilang stop bikin ritel modern di desa. Biarkan di desa itu koperasi yang jualan barang-barangnya," tegas Ferry, akhir pekan kemarin.

Menkop juga mengungkap dari segi ekonomi ada ketimpangan distribusi keuntungan. Menurut dia, keuntungan dari gerai ritel modern di desa ujung-ujungnya lari ke kantong pemegang saham di kota besar.

Sementara itu, jika dikelola koperasi, sisa hasil usaha (SHU) akan kembali dinikmati oleh warga desa sebagai anggota.

Meski dirinya ingin membatas kebijakan ekspansi ini, Menkop juga tidak menutup pintu akan sebuah kolaborasi. Dalam artian, produk-produk yang belum mampu diproduksi oleh koperasi masih diperbolehkan dipasok oleh peritel modern.

Hanya saja, Menkop membuat tantangan bagi para pelaku UMKM daerah untuk bisa mulai memproduksi kebutuhan harian secara mandiri. Dengan target produknya seperti sabun, sampo, deterjen, kecap, hingga sambal.