ANALIS MARKET (19/2/2026): IHSG Berpotensi Melanjutkan Penguatan
Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG kemarin (18/2) ditutup naik 1.19%, disertai dengan net buy asing sebesar Rp467 Bn. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BMRI, BBRI, UNTR, AADI, dan EMAS.
Sementara itu, Wall Street ditutup menguat pada Rabu (18/2), didorong oleh kenaikan saham Nvidia, Amazon, dan sejumlah emiten teknologi besar lainnya setelah meredanya kekhawatiran investor terhadap sektor kecerdasan buatan (AI). Indeks S&P 500 naik 0,56%, Nasdaq Composite menguat 0,78% dan Dow Jones Industrial Average bertambah 0,26%. Saham Nvidia naik 1,6% setelah perusahaan tersebut mengumumkan telah menandatangani kesepakatan multi-tahun untuk memasok jutaan chip AI generasi saat ini dan mendatang kepada Meta Platforms. Saham Meta turut menguat 0,6%. Sementara itu, saham Sandisk, Western Digital, dan Seagate Technology Holdings naik antara 1,7% hingga 4,4%. Saham Amazon menguat 1,8% dan Microsoft naik 0,7%. Sedangkan, saham Palo Alto Networks turun 6,8% setelah memangkas proyeksi laba tahunannya. Selain itu, risalah rapat The Fed pada 27-28 Januari yang dirilis Rabu menunjukkan para pejabat bank sentral hampir sepakat untuk mempertahankan suku bunga, meskipun terdapat perbedaan pandangan terkait arah kebijakan selanjutnya. Dari sisi emiten, saham Analog Devices naik 2,6% setelah memproyeksikan kinerja kuartal kedua di atas ekspektasi Wall Street. Global Payments melonjak lebih dari 16% setelah memproyeksikan laba tahunan yang disesuaikan melampaui perkiraan analis.
Di sisi lain, Bursa saham Asia naik pada Rabu (18/2) meskipun kekhawatiran terhadap sektor kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) masih membayangi pasar global. Di sisi lain, harga minyak tertekan setelah Iran menyampaikan adanya kemajuan dalam negosiasi nuklir dengan AS. Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik 1,02% dan Topix menguat 1,21%. Sementara itu, S&P/ASX 200 Australia bertambah 0,54%. Di sisi lain, sejumlah pasar utama Asia seperti China daratan, Hong Kong, Singapura, Taiwan, dan Korea Selatan masih tutup karena libur Tahun Baru Imlek, sehingga volume transaksi relatif tipis.
Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Kamis (19/2), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas menyebutkan, “IHSG berpotensi untuk melanjutkan penguatan hari ini. Diperkirakan Support IHSG: 8180-8230 dan Resist IHSG: 8350-8430.”
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: BIPI, INET, WIFI, EMAS, MEDC, dan TINS.
Berikut ini rekomendasi trading sahamnya;
BIPI Spec Buy dengan area beli di 220-226, cutloss di bawah 212. Target dekat di 236-242.
INET Spec Buy dengan area beli di 420-430, cutloss di bawah 412. Target dekat di 436-450.
WIFI Spec Buy dengan area beli di 2500-2540, cutloss di bawah 2500. Target dekat di 2600-2700.
EMAS Spec Buy dengan area beli di 7700, cutloss di bawah 7600. Target dekat di 7850-7975.
MEDC Spec Buy dengan area beli di 1665-1685, cutloss di bawah 1650. Target dekat di 1700-1750.
TINS Spec Buy dengan area beli di 3850-3950, cutloss di bawah 3800. Target dekat di 4050-4200.
Disclaimer on

