Setkab Ungkap Pertemuan Prabowo-Pengusaha : Tekankan Semangat Incorporated
Pasardana.id - Sekretaris Kabinet (Setkab), Teddy Wijaya menjelaskan, bahwa dialog yang digelar antara Presiden Prabowo bersama dengan lima pengusaha nasional merupakan ruang strategis untuk menyelaraskan visi antara Kepala Negara dan dunia usaha.
"Di momen itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated, yang berarti bahwa kolaborasi erat seluruh sektor, yakni antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat daya saing nasional serta mempercepat pembangunan ekonomi," ujar dia dalam keterangan di Jakarta, Rabu (11/2).
Diketahui, dalam pertemuan Presiden dengan lima pengusaha nasional yang digelar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/2) itu, Prabowo menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembangunan ekonomi nasional melalui kolaborasi lintas sektor.
Pertemuan tersebut menjadi momen penting dalam membangun sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih solid dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo juga mengajak kalangan pengusaha untuk terlibat aktif dalam menciptakan lapangan kerja, khususnya di sektor riil.
Langkah ini dinilai penting guna mendorong pertumbuhan industri nasional sekaligus memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Teddy mengungkapkan, bahwa dalam diskusi itu para pengusaha juga menyampaikan dukungan penuh terhadap agenda strategis pemerintahan.
Komitmen itu diwujudkan melalui partisipasi aktif dunia usaha pada sektor-sektor prioritas yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat serta penguatan struktur pembangunan nasional.
"Para pengusaha yang hadir senada seirama menyatakan komitmen solidnya untuk mendukung visi misi Pemerintah dalam sektor paling strategis yaitu pemenuhan makan bergizi, sekolah dan pendidikan tinggi, kesehatan, rumah subsidi, koperasi dan kampung nelayan serta kedaulatan pangan dan energi," kata dia.
Ditambahkan, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha tersebut menjadi bagian dari strategi besar dalam mewujudkan ekonomi nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.
"Pertemuan ini sekaligus mencerminkan arah kepemimpinan Presiden Prabowo yang menempatkan kemitraan strategis sebagai fondasi utama dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global," tandasnya.

