Beberapa Komoditas Pangan Alami Kenaikan Harga, Wamendag : Masih Dibatas Wajar
Pasardana.id - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Dyah Roro Esti meninjau kondisi harga dan pasokan bahan pangan di Pasar Cisalak, Depok, Jawa Barat, Senin (9/2).
Dalam tinjauan tersebut, ada beberapa komoditas pangan mengalami kenaikan harga.
Sebut saja seperti harga daging telur ayam ras naik dari Rp 30.000 menjadi Rp 31.000 dan daging ayam ras dari Rp 35.000 menjadi Rp 40.000.
Menurut Roro, memang kenaikan harga beberapa komoditas pangan masih dalam batasan kenaikan ringan.
“Beberapa komoditas mengalami fluktuasi ringan, namun masih dalam batas wajar dan tidak mengganggu daya beli masyarakat menjelang Ramadhan nanti,” kata Roro.
Selain itu, kenaikan signifikan terjadi pada komoditas cabai rawit merah yang dipicu faktor cuaca.
“Itu memang faktor cuaca mempengaruhi juga suplai, karena saya tahu kalau dari Pasar Cisalak ini kan dapatnya dari Kramat Jati ya,” ujar Roro.
Pada kesempatan tersebut, Politikus Partai Golkar ini juga mengecek sejumlah komoditas pangan strategis seperti minyak beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam rasa bawang merah, bawang putih, telur ayam ras, dan cabai.
Dirinya mencoba memastikan langsung kondisi pasar menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri.
Ia juga berbincang langsung dengan para pedagang dan pembeli untuk mendapatkan informasi secara langsung.
“Secara umum, harga bahan pokok di Pasar Cisalak relatif stabil dan pasokan tersedia dengan baik,” ujar Roro.
Kemendag bakal terus memantau kondisi komoditas bahan pokok di berbagai daerah untuk mengantisipasi kenaikan harga.
Kemendag juga akan menjaga stabilitas harga dan pasokan melalui koordinasi dengan distributor, pelaku usaha, dan pemerintah daerah.
Roro juga mewanti-wanti, pedagang tidak melakukan aksi menimbun bahan pangan dan tetap menjalankan usahanya sesuai ketentuan hukum meski permintaan sedang tinggi.
“Apabila terdapat perubahan harga yang signifikan atau indikasi gangguan distribusi, kami meminta agar segera dilaporkan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti,” tukas dia.

