PT Paramita Bangun Sarana Tbk|PBSA|stock split|pecah saham|Bursa Efek Indonesia (BEI)

BEI Restui Stock Split PBSA, Perdagangan Saham Nominal Baru Dimulai 14 Oktober

Oleh: Tri

09 Oktober 2026, 07:48
BEI Restui Stock Split PBSA, Perdagangan Saham Nominal Baru Dimulai 14 Oktober

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Paramita Bangun Sarana Tbk (IDX: PBSA) menyampaikan Informasi terkait Aksi Korporasi - Rencana Pelaksanaan Stock Split.

Melansir keterbukaan informasi BEI, Kamis (08/10) disebutkan, pada tanggal 18 September 2026 lalu, Perseroan telah menyelenggarakan RUPSLB, di mana sehubungan dengan Stock Split, para pemegang saham Perseroan telah memberikan persetujuan dan mengesahkan rencana Perseroan untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham Perseroan (Stock Split) dari Rp50,- (lima puluh Rupiah) per saham menjadi Rp25,- (dua puluh lima Rupiah) per saham, yang akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku dan memberi kuasa kepada Direksi Perseroan untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham sesuai dengan kondisi pasar modal dan sesuai dengan ketentuan-ketentuan instansi yang berwenang, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) di mana saham-saham Perseroan dicatat dan diperdagangkan.

Sesuai POJK 15/2022, Perseroan telah memperoleh persetujuan dari BEI atas permohonan persetujuan pencatatan saham tambahan hasil Stock Split berdasarkan Surat BEI No. S-12698/BEI.PP3/10-2026 tertanggal 5 Oktober 2026.

“Perseroan akan melakukan Stock Split, di mana 1 (satu) saham lama menjadi 2 (dua) saham baru (rasio 1:2), sehingga nilai nominal saham Perseroan akan berubah dari sebesar Rp50,- (lima puluh Rupiah) per lembar saham menjadi Rp25,- (dua puluh lima Rupiah) per lembar saham. Dengan dilaksanakannya Stock Split, maka jumlah saham yang ditempatkan dan disetor dalam Perseroan akan berubah dari 3.000.000.000 (tiga miliar) lembar saham menjadi 6.000.000.000 (enam miliar) lembar saham,” tulis Vincentius Susanto selaku Direktur Utama PT Paramita Bangun Sarana Tbk.

Diketahui, Modal dasar Perseroan berjumlah Rp480.000.000.000,- (empat ratus delapan puluh miliar Rupiah) terbagi atas 19.200.000.000 (sembilan belas miliar dua ratus juta) saham, masing-masing saham bernilai nominal Rp25,- (dua puluh lima Rupiah).

Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor 31,25% (tiga puluh satu koma dua puluh lima persen) atau sejumlah 6.000.000.000 (enam miliar) saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp150.000.000.000,- (seratus lima puluh miliar Rupiah) oleh para pemegang saham yang mengambil bagian saham yang rincian serta nilai nominal saham yang disebutkan sebelum akhir akta ini.

Selanjutnya disebutkan jadwal rencana pelaksanaan Stock Split:

Akhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama di seluruh pasar tanggal 13 Oktober 2026.

Mulai perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar reguler dan negosiasi tanggal 14 Oktober 2026.

Mulai perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar tunai tanggal 16 Oktober 2026.

Berita Terkini

See More